75 Siswa SMKN 11 Semarang Keracunan, Diduga Akibat Menu Makan Bergizi Gratis

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Syamsudin
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Syamsudin. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

Program MBG Dihentikan Sementara

Akibat kejadian ini, empat siswa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Dua di antaranya telah diperbolehkan pulang, sementara sisanya masih dalam pemulihan. Sebagai langkah tegas, penyaluran Program Makan Bergizi Gratis di SMKN 11 Semarang dihentikan untuk sementara waktu.

Pihak sekolah bersama dinas terkait kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyedia makanan atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional.

“Untuk sementara MBG kami hentikan sambil dievaluasi dan pencarian penyebabnya,” ungkap Haris.

Respon Cepat DPRD dan Dinas Terkait

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Syamsudin, menegaskan bahwa pihaknya telah turun tangan memantau SPPG yang menjadi suplier makanan. Koordinasi lintas sektor dilakukan untuk memastikan standar keamanan pangan terpenuhi.

Senada, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah, Yudi Indras Wiendarto, memastikan seluruh siswa terdampak telah tertangani dengan baik.

“Sejak pagi, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah sudah mulai fokus menangani kejadian di SMKN 11 Semarang,” tandasnya. (hfh/gih)