75 Siswa SMKN 11 Semarang Keracunan, Diduga Akibat Menu Makan Bergizi Gratis

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Syamsudin
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Syamsudin. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Dugaan kasus siswa SMKN 11 Semarang keracunan massal mencuat setelah puluhan pelajar mengalami gejala medis usai mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (8/1). Sebanyak 75 siswa dilaporkan mengalami mual, muntah, hingga pusing beberapa jam setelah menyantap makan siang di sekolah.

Suasana kepanikan mulai terasa sekitar pukul 16.00 WIB, saat satu per satu siswa melaporkan keluhan sakit perut dan pusing secara bersamaan kepada pihak sekolah. Kejadian ini langsung direspons cepat oleh Dinas Pendidikan dan instansi kesehatan terkait untuk penanganan darurat.

Kesaksian Siswa dan Menu yang Dicurigai

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Jawa Tengah, Haris Wahyudi membenarkan insiden tersebut. Berdasarkan pendataan, dari total sekitar 1.400 siswa penerima manfaat, terdapat 75 anak yang terdampak. Gejala muncul diduga kuat berasal dari salah satu lauk dalam paket makanan tersebut.

“Sekitar jam 16.00 WIB itu ada beberapa siswa yang mengalami gejala seperti mual dan pusing. Setelah kami data, ada 75 siswa yang melapor,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Haris mengungkapkan, para siswa sempat mencium aroma yang tidak wajar pada lauk ayam suwir. Adapun menu MBG yang disajikan hari itu terdiri dari:

  • Nasi putih.
  • Oseng labu.
  • Perkedel tahu.
  • Ayam suwir (diduga penyebab keracunan).
  • Buah semangka.

“Memang ada laporan dari siswa, baunya agak berbeda. Yang dirasa bari (basi) itu ayam, tapi ini masih dugaan,” jelasnya.