Kendal  

Perkuat Akses Informasi, DPRD Jateng Ajak Fatayat NU Kendal Jadi Mitra Strategis

Kegiatan peningkatan kualitas kebijakan publik digelar DPRD Jateng menggandeng Fatayat NU Kendal di Pondok Pesantren Darul Amanah Sukorejo
DIALOG: Kegiatan peningkatan kualitas kebijakan publik digelar DPRD Jateng menggandeng Fatayat NU Kendal di Pondok Pesantren Darul Amanah Sukorejo, Senin (12/1). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah, Cholid Abdillah, secara resmi menggandeng Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kendal. Langkah ini diambil untuk memperkuat partisipasi perempuan dalam pengawalan kebijakan publik di tingkat daerah.

Kolaborasi strategis tersebut diwujudkan melalui kegiatan peningkatan kualitas kebijakan publik yang berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Darul Amanah Sukorejo, Senin (12/1). Ratusan kader Fatayat terlihat antusias mengikuti pemaparan materi mengenai pentingnya akses informasi bagi masyarakat.

Jembatani Informasi ke Masyarakat

Cholid Abdillah menegaskan, kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk memastikan informasi kebijakan publik dapat dipahami secara utuh oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini dinilai krusial, khususnya bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap informasi digital.

Menurut Legislator dari Fraksi PKB tersebut, pendekatan langsung atau tatap muka masih sangat dibutuhkan. Hal ini bertujuan agar pesan kebijakan tidak terputus di tengah jalan dan tepat sasaran.

“Sosialisasi ini dilakukan agar informasi kebijakan publik yang berkualitas benar-benar sampai ke masyarakat, terutama mereka yang akses informasinya terbatas atau belum terjangkau media digital,” terangnya.

Lebih lanjut, Cholid menyoroti pentingnya peran organisasi kepemudaan dalam keberhasilan program pemerintah. Ia menilai:

  • Program pemerintah membutuhkan kolaborasi dengan organisasi berbasis massa kuat.
  • Fatayat NU merupakan mitra strategis dalam menjembatani aspirasi masyarakat.
  • Organisasi kepemudaan pada usia produktif memiliki peran vital dalam pengawalan kebijakan.

“Program pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa menggandeng organisasi kepemudaan. Fatayat NU Kendal adalah mitra penting untuk bersama-sama mengawal kebijakan agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat,” tegas Cholid.

Soliditas Kader Jadi Kekuatan Utama

Merespons ajakan kolaborasi tersebut, Ketua PC Fatayat NU Kendal, Muarofah, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme kader yang hadir. Ia menekankan bahwa kekuatan utama organisasi terletak pada kekompakan anggotanya.

Muarofah menegaskan komitmen Fatayat NU untuk terus aktif mendukung agenda keorganisasian dan bersinergi dengan pemerintah dalam hal-hal positif.

“Tanpa dukungan anggota, kami tidak ada artinya. Fatayat NU Kendal bisa terus bergerak karena kebersamaan dan komitmen kader dari PAC hingga ranting,” pungkasnya. (ags/gih)