KUDUS, Joglo Jateng — Paguyuban Brilinkers Kudus Kota Kretek menggelar kegiatan gathering tahunan pada Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini dirangkai dengan laporan pertanggungjawaban Dana Talangan (DTK) Tahun 2025 sekaligus evaluasi program untuk penguatan agen Brilink ke depan.
Ketua Brilinkers Kudus, Hariz Santoso, menyampaikan bahwa gathering merupakan agenda rutin yang digelar sekali dalam setahun, tepatnya pada awal tahun. Forum tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan kinerja dana talangan selama satu tahun sekaligus membahas arah pengembangan program.
“Agenda utamanya adalah laporan kinerja dana talangan 2025 dan pembagian bagi hasil. Pembagian dilakukan secara proporsional sesuai kontribusi saham masing-masing anggota,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta yang diundang dalam kegiatan ini merupakan agen Brilink yang tergabung sebagai anggota dana talangan. Jumlahnya mencapai sekitar 125 agen. Tidak seluruh agen Brilink hadir, namun peserta yang datang merupakan anggota aktif DTK.
Selain laporan dan pembagian hasil usaha, kegiatan gathering juga diisi dengan sosialisasi dan himbauan dari pihak BRI. Hadir dalam acara tersebut perwakilan BRI Pusat, Kantor Wilayah BRI Semarang, serta BRI Cabang Kudus. Beberapa mitra kerja BRI turut ambil bagian, seperti Bank Raya, BPJS Ketenagakerjaan, dan BRI Finance.
Hariz menuturkan, konsep dana talangan Brilinkers sejatinya dilandasi nilai Pancasila, khususnya semangat gotong royong. Menurutnya, nilai tersebut menjadi ruh utama dalam membangun kerja sama anta ragen.
“Gotong royong menjadi dasar terbentuknya program DTK. Tujuannya untuk penguatan permodalan dan kemandirian agen, sehingga bisa tumbuh bersama tanpa menimbulkan gesekan di lapangan,” jelasnya.










