Kudus  

Bebas Stunting! Simak Serunya Edukasi Gizi dan Lomba Balita Aktif di RS Sarkies Aisyiyah Kudus

Pengurus Persagi Kudus swafoto bersama dokter spesialis anak dari RS Sarkies Aisyiyah Kudus dalam Talkshow Hari Gizi Nasional
BERI EDUKASI: Pengurus Persagi Kudus swafoto bersama dokter spesialis anak dari RS Sarkies Aisyiyah Kudus dalam Talkshow Hari Gizi Nasional, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Peringatan Hari Gizi Nasional 2026 di Kabupaten Kudus berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian edukasi kesehatan pada Sabtu (24/1/2026). DPC Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kudus menggandeng RS Sarkies Aisyiyah untuk mengajak orang tua lebih peduli terhadap pemenuhan nutrisi balita guna mencegah stunting.

Suasana di lokasi acara tampak penuh keceriaan saat anak-anak mengikuti berbagai gim ketangkasan yang dirancang untuk melatih motorik. Sementara itu, para ibu terlihat antusias mengikuti sesi konseling gizi dan pemeriksaan antropometri untuk memantau status tumbuh kembang buah hati mereka secara langsung.

Fokus Tumbuh Kembang Balita Sehat

Ketua Persagi Kudus, Nur Sahal, S.Gz, menekankan bahwa pola makan seimbang adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Menurutnya, kesadaran orang tua dalam memberikan asupan nutrisi yang tepat sejak dini merupakan kunci utama dalam mencetak pemimpin masa depan yang hebat.

Ketua Persagi Kudus, Nur Sahal, S.Gz, memberikan reward kepada peserta
APRESIASI: Ketua Persagi Kudus, Nur Sahal, S.Gz, memberikan reward kepada peserta. (HUMAS/JOGLO JATENG)

“Pola makan seimbang adalah investasi masa depan, karena balita sehat hari ini akan menjadi pemimpin hebat di masa depan,” ujar Nur Sahal di sela-sela kegiatan talkshow bertema “Balita Sehat dan Hebat Bebas Stunting”.

Edukasi Interaktif dan Aksi Sekolah

Puncak peringatan diisi dengan diskusi interaktif bersama dokter spesialis anak dari RS Sarkies Aisyiyah. Dalam sesi ini, para orang tua diberikan ruang untuk berkonsultasi mengenai:

  • Kebutuhan nutrisi spesifik balita.
  • Deteksi dini gangguan pertumbuhan.
  • Langkah praktis pencegahan stunting di rumah.

Selain acara puncak, Persagi Kudus juga telah melaksanakan edukasi gizi ke sejumlah sekolah pada Rabu (21/1/2026). Program tersebut menyasar para siswa untuk menanamkan kebiasaan sarapan sehat dan pemahaman prinsip gizi seimbang sejak usia dini.

Melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, sekolah, dan orang tua, diharapkan angka stunting di Kabupaten Kudus dapat terus ditekan. Nur Sahal berharap momentum ini menjadi pengingat bahwa menciptakan generasi unggul adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. (iza/rds)