2 Kali Tampil di Olimpiade, Nurul Akmal Hanya Jadi PPPK Paruh Waktu: Apakah Aku Tak Pantas Jadi PNS?

Nurul Akmal mengenakan seragam Korpri biru usai diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu di Aceh. (Instagram/@nurulakmal_12/Joglo Jateng)

Harapan Ayah ke Presiden Prabowo

Melihat nasib putrinya, Ayah Nurul Akmal, Hasballah, turut angkat bicara. Ia berharap Presiden RI Prabowo Subianto mendengar jeritan hati atlet yang telah memberikan jiwa raganya untuk negara tersebut.

Hasballah mengaku sempat menaruh harapan besar pada pemerintahan sebelumnya sejak Olimpiade 2021, namun hingga kini status PNS untuk putrinya tak kunjung terwujud.

”Harapan terakhir saya ada di tangan Presiden Prabowo. Semoga bisa diberi solusi terbaik untuk Nurul. Menjamin masa depan dan hari tuanya. Ada anak bangsa yang dilupakan walau sudah memberikan seluruh jiwa raganya untuk negara ini,” kata Hasballah, Sabtu (31/1/2026).

Perbandingan dengan Atlet Lain

Sebagai pembanding, pada 2023 lalu pemerintah pusat memberikan penghargaan kepada 27 atlet berprestasi berupa pengangkatan sebagai PNS berdasarkan Permenpora Nomor 11 Tahun 2018.

Deretan nama besar seperti Muhammad Rian Ardianto, Anthony Sinisuka Ginting, Apriyani Rahayu, Gregoria Mariska Tunjung, Fajar Alfian, hingga Jonathan Christie termasuk di dalamnya. Setelah resmi menjadi PNS, mereka berhak menerima gaji pokok dan berbagai tunjangan kinerja sesuai aturan pemerintah.

Kini, Nurul Akmal hanya bisa berharap ada kebijakan khusus yang mampu mengubah nasibnya demi jaminan hari tua pasca-gantung sepatu nanti. (ara/rds)