Kudus  

Perluas Jaringan Pantura, BRI Finance Resmi Hadir di Kudus Sasar Kredit Otomotif

Direktur Utama BRI Finance Wahyudi Darmawan.
‎‎Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) resmi memperluas sayap bisnisnya di wilayah Pantura Jawa Tengah dengan meresmikan Kantor Cabang Kudus pada Kamis (5/2/26). Langkah ekspansi ini merupakan bagian dari strategi penguatan peran sebagai penyedia pembiayaan utama dalam ekosistem BRI Group.

Kehadiran kantor cabang baru ini diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor otomotif yang menjadi fokus utama bisnis perseroan.

Mandat Strategis BRI Group

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan menjelaskan, pada tahun 2026 ini pihaknya menerima mandat strategis untuk berperan lebih aktif dalam ekosistem BRI Group yang menaungi sembilan perusahaan anak.

”BRI Finance menjadi bagian penting dari ekosistem BRI Group. Kami masuk sebagai penyedia pembiayaan dan akan ber-partner erat dengan BRI, termasuk BRI Kudus,” ujarnya.

Cakupan Wilayah dan Target Rp 40 Miliar

Kantor Cabang BRI Finance Kudus memiliki wilayah operasional yang cukup luas di pesisir utara dan timur Jawa Tengah. Cakupan layanannya meliputi:

  • Kabupaten Kudus
  • Kabupaten Pati
  • Kabupaten Rembang
  • Kabupaten Jepara
  • Kabupaten Blora

Wahyudi merinci, Kudus merupakan kantor cabang pertama yang dibuka di Jawa Tengah pada tahun 2026. Dengan penambahan ini, total jaringan kantor di Jateng kini semakin kuat.

”Dibukanya cabang Kudus, saat ini BRI Finance memiliki empat cabang di Jawa Tengah. Yakni Solo, Semarang, Kudus, dan Tegal, serta satu cabang di wilayah DIY,” jelasnya.

Untuk tahun pertama operasional, manajemen menetapkan target yang realistis namun optimis. BRI Finance Kudus membidik penyaluran pembiayaan sebesar Rp 40 miliar sepanjang tahun 2026.

Meski nilai tersebut dinilai relatif kecil dibanding kompetitor yang sudah lama mapan, Wahyudi yakin kinerja cabang baru ini akan tumbuh agresif berkat basis nasabah BRI yang besar.

Fokus Pembiayaan Otomotif

Terkait segmen pasar, Wahyudi menyebut sekitar 80 persen portofolio BRI Finance difokuskan pada pembiayaan otomotif, baik kendaraan roda empat maupun roda dua. Layanan ini terbuka tidak hanya bagi nasabah eksisting BRI, tetapi juga masyarakat umum.

Pemilihan Kudus sebagai lokasi ekspansi bukan tanpa alasan. Kota Kretek dinilai memiliki fundamental ekonomi yang kuat dengan sektor industri pengolahan dan perdagangan yang dominan.

”Ekonomi Kudus sangat dinamis dan kontribusinya besar terhadap PDRB Jawa Tengah. Dengan potensi itu, kami yakin Kudus mampu menjadi motor pertumbuhan pembiayaan di wilayah pantura,” pungkasnya. (adm/fat/rds)