Figur  

Mengenal Ervi Rachma Dewi, Dosen Muda Kudus yang Perjuangkan Derajat Kesehatan Lewat Edukasi

Ervi Rachma Dewi, S.K.M., M.Kes., Kaprodi Kesehatan Masyarakat ITK Cendekia Utama Kudus.

KUDUS, Joglo Jateng – Di balik ruang-ruang kelas Institut Teknologi Kesehatan (ITK) Cendekia Utama Kudus, sosok Ervi Rachma Dewi, S.K.M., M.Kes. hadir sebagai pendidik yang tidak sekadar mentransfer ilmu. Sebagai Kepala Program Studi (Kaprodi) Kesehatan Masyarakat, Ervi memegang teguh komitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui jalan pendidikan, penelitian, dan pelayanan yang berdampak nyata.

Perjalanan Ervi menekuni dunia kesehatan bermula dari amanah orang tua. Dari tiga bersaudara, ia menjadi satu-satunya harapan keluarga untuk berkarier di bidang medis, melengkapi profesi saudara-saudaranya yang menjadi guru dan pegawai dinas.

“Kakak saya sudah menjadi guru, adik berkarier di dinas. Orang tua ingin ada salah satu anaknya yang masuk bidang kesehatan,” tuturnya mengenang awal mula pilihannya.

Meski awalnya bercita-cita menjadi tenaga kesehatan di puskesmas, takdir justru menuntunnya ke dunia akademis. Ervi menyadari, menjadi dosen memberinya ruang advokasi kesehatan yang jauh lebih luas. “Saya suka berbicara di depan publik. Jadi dosen memberi ruang lebih besar untuk berdampak,” ungkapnya.

Filosofi “Dari Hati ke Hati”

Dalam mendidik, Ervi memiliki filosofi yang kuat: tidak ada mahasiswa yang bodoh, yang ada hanyalah strategi pengajaran yang belum tepat. Ia selalu mengingat nasihat gurunya bahwa pendidik terbaik adalah yang mampu memahamkan murid paling sulit sekalipun.

“Mendidik bukan hanya transfer ilmu dari mulut ke telinga, tetapi dari hati ke hati,” tegas Ervi.