KUDUS, Joglo Jateng – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Kudus menyemarakkan bulan suci dengan menggelar kajian Ramadan bertema “Menjadi Perempuan Penghuni Surga”. Ratusan peserta tampak khusyuk mendengarkan tausiah di Gedung Layanan Perpustakaan Umum, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan religi ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan langkah strategis untuk membangun kebersamaan dan memperkuat sinergi antarinstansi. Antusiasme peserta terbukti sangat tinggi sejak acara dimulai pada pukul 07.30 WIB.
Kepala Arpusda Kudus, Mutrikah, menyampaikan bahwa untuk tahap awal, kegiatan positif ini memang diprioritaskan bagi kalangan internal dan mitra kerja.
“Kemarin yang daftar sudah 120 orang, jadi ini kita khususkan untuk stakeholder kita dulu,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pembatasan kuota kepesertaan dilakukan demi menjaga fokus acara yang memang ditujukan untuk mempererat kolaborasi internal kelembagaan.
“Saya sampaikan, ini dalam rangka untuk membangun kebersamaan, sinergitas, kolaborasi. Jadi stakeholder kita ini bisa kompak dengan kerja sama dengan kami,” tegas Mutrikah.
Buka Peluang untuk Umum Secara Mandiri
Meski saat ini masih terbatas, pihak penyelenggara tidak menutup kemungkinan untuk membuka pendaftaran majelis taklim ini bagi masyarakat luas.
“Yang untuk umum, masih direncanakan,” katanya.
Langkah tersebut tentu membutuhkan perencanaan dan dukungan dari berbagai pihak, terutama menyangkut kebutuhan operasional mengundang penceramah.
“Karena nanti kan kalau undang penceramah, pasti ada kebutuhan-kebutuhan tertentu,” ujarnya.
Menariknya, Mutrikah menegaskan komitmen dan prinsip kemandirian lembaganya dalam menyelenggarakan agenda literasi religi maupun kegiatan bermanfaat lainnya.
“Prinsip saya, tidak pakai uang pun, tidak pakai anggaran pun kita harus bisa. Makanya kita harus membuka diri, barangkali dengan kekuatan-kekuatan yang kita kumpulkan nanti seperti ini,” tandasnya.
Ke depan, Arpusda Kudus akan terus memperluas jangkauan penyebaran informasi kegiatan melalui optimalisasi media digital.
“Akan kita buat flyer secara online,” pungkasnya. (uma/rds)










