UMKM  

Usung Konsep Kemasan Rotan, Usaha Hampers Dapur Ismail Jepara Kebanjiran Order

Etik Yuniarti sedang merangkai bingkisan kue kering (hampers) Lebaran menggunakan wadah anyaman rotan yang estetik di rumah produksinya.
Pemilik usaha Dapur Ismail, Etik Yuniarti (44), saat menunjukkan produk hampers rotan yang diproduksi di kediamannya, Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara, Minggu (8/3/2026). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

Omzet Ditaksir Tembus Ratusan Juta

Selain pelanggan perorangan, banyak pesanan juga mengalir dari instansi maupun perusahaan swasta yang memborong hampers anyaman rotan ini untuk bingkisan karyawan dan relasi bisnis.

Tak hanya berjaya di kandang sendiri, pesanan produk dari Kota Ukir ini nyatanya mampu menembus pasar luar daerah. Pengiriman tercatat merambah Yogyakarta, Jakarta, Bali, Palangkaraya, hingga ke Kota Medan.

Dengan tren pesanan yang terus meroket hingga mendekati Lebaran, Etik memperkirakan total omzet usahanya bisa menyentuh angka fantastis, yakni sekitar Rp 200 juta.

Hal ini diakui oleh salah satu pembelinya, Fifi Aulia (25). Perantau asal Medan tersebut mengaku langsung jatuh hati memesan produk Dapur Ismail usai melihatnya viral di media sosial.

“Saya lihat dari media sosial, packaging-nya menarik karena pakai rotan jadi bisa dipakai lagi. Harganya juga cukup terjangkau. Hampers ini saya kirim untuk orang tua dan saudara di Medan,” bebernya. (oka/gih/rds)