KENDAL, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal memastikan ketersediaan pasokan elpiji 3 kg di Kendal dalam kondisi sangat aman selama bulan suci Ramadan hingga menjelang perayaan Idulfitri 2026 mendatang.
Kepastian distribusi ini menjadi angin segar bagi kalangan ibu rumah tangga dan pelaku UMKM kuliner yang tingkat konsumsinya selalu melonjak tajam selama bulan puasa.
Untuk merealisasikan komitmen tersebut, pihak Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) setempat telah melakukan injeksi pasokan kilat secara bertahap.
Manajer SPBE Kendal, Wisnu Prasetya, mengungkapkan bahwa sejak awal Ramadan hingga pertengahan bulan ini, pihaknya telah menambah pasokan tabung elpiji melon sebanyak tiga kali.
Injeksi pasokan ekstra gas subsidi tersebut jika ditotal mencapai angka sekitar 15 ribu tabung.
“Selama Ramadan ini sudah ada tiga kali penambahan pasokan,” kata Wisnu saat menerima kunjungan inspeksi Bupati Kendal, Selasa (10/3/2026).
Siapkan Penambahan Kuota Lanjutan
Menurut Wisnu, lonjakan permintaan gas elpiji berukuran tiga kilogram di wilayahnya saat ini masih tergolong dalam batas kewajaran.
Meski demikian, manajemen SPBE telah menyiapkan rencana mitigasi berupa penambahan pasokan kembali dalam beberapa hari ke depan guna mengantisipasi puncak konsumsi.
“Beberapa hari ke depan rencananya akan ada penambahan lagi,” terangnya.
Secara teknis, Wisnu membeberkan bahwa fasilitas SPBE di Kendal setiap harinya mampu memproduksi atau mengisi sekitar 42 ton elpiji 3 kilogram.
Volume produksi harian tersebut diyakini akan terus dikatrol naik seiring bertambahnya kebutuhan riil masyarakat di lapangan jelang Lebaran.
“Karena ada penambahan pasokan, kemungkinan jumlahnya bisa lebih dari 40 ton per hari. Di sini kami hanya melakukan pengisian dan penyaluran ke agen-agen,” jelasnya.










