Pati  

Beasiswa Mahasiswa di Pati Mandek 3 Bulan, Ada yang Sampai Terpaksa Putus Kuliah

SUASANA: Para orang tua mahasiswa penerima beasiswa menemui pengacara Deddy Gunawan, untuk meminta bantuan penyelesaian pencairan beasiswa Pemkab Pati di kantornya, Jumat (19/6/2026). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

Akibat mandeknya beasiswa ini, dirinya menerima laporan salah satu penerima manfaat sampai putus kuliah.

Mengingat, orang tua mahasiswa tersebut adalah seorang petani yang penghasilannya tidak cukup untuk membiayai perkuliahannya.

“Ada salah satu anak, memang dia IQ-nya, kecerdasannya juga mumpuni. Tapi karena kondisi orang tuanya yang seorang petani, ini fix dia keluar putus kuliah,” bebernya.

Ia pun sangat menyayangkan mandeknya beasiswa tersebut. Karena sebagai orang tua mahasiswa penerima manfaat, bantuan tersebut sangat membantu.

Untuk meminta kejelasan pencairan tersebut, Sutomo dan orang tua lain berencana mengajukan audiensi dengan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati.

“Ada satu, dua orang tua yang menanyakan ke pihak terkait (Disdikbud). Cuma jawabannya diminta menunggu sabar dulu baru diproses. Makanya kita ada rencana untuk audiensi dengan pemerintah kabupaten terkait itu,” imbuhnya.

Saat dikonfirmasi, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan, pencairan beasiswa tersebut sudah berjalan. Dirinya pun meminta untuk mengonfirmasikan hal ini kepada Disdikbud Pati.

“Sudah berjalan. Coba tanya di Dinas Pendidikan,” jawabnya singkat.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Pati Sunarji mengatakan, pencairan beasiswa tersebut baru tahap pemrosesan. Yakni baru diproses di perusahaan pemberi beasiswa.

“Sudah diproses. Baru masuk ke perusahaan,” pungkasnya. (lut/fat/rds)