Kudus  

Bakal Dirombak Total Lewat CSR, Taman Belakang Pendopo Kudus Siap Disulap Jadi Ruang Ramah Anak

SUASANA: Potret taman belakang Pendopo Kabupaten Kudus yang didorong menjadi ruang publik keluarga pada Selasa (14/7/2026). (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris mendorong penataan kawasan taman di belakang Pendopo Kabupaten Kudus. Hal ini agar kawasan tersebut bisa menjadi ruang publik yang nyaman dan dapat dinikmati oleh masyarakat.

Rencana penataan tersebut dilakukan dengan dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR). Bantuan ini akan digunakan untuk membantu proses pembongkaran dan pembangunan kembali kawasan taman.

Hal itu disampaikan Bupati Sam’ani saat menghadiri kegiatan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus di Pendopo Belakang Bupati Kudus, Selasa (14/7/2026). Menurutnya, keberadaan taman tersebut nantinya diharapkan menjadi tempat rekreasi keluarga yang ramah bagi warga.

“Saya ingin nanti Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus beserta jajaran sampai tingkat kecamatan bisa membawa anak-anak menikmati taman yang ada di belakang pendopo ini,” tuturnya.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada pihak swasta yang telah berkontribusi memberikan CSR dalam rencana penataan taman tersebut. Ia berharap kawasan yang sebelumnya kurang optimal dapat berubah menjadi ruang hijau yang lebih tertata.

Sehingga, keberadaan taman ini bisa memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat. “Semoga taman ini nantinya menjadi ruang yang nyaman untuk keluarga, tempat masyarakat berkegiatan, sekaligus memperindah kawasan pendopo,” katanya.

Selain menjadi ruang rekreasi, ia berharap taman tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Termasuk untuk mendukung berbagai kegiatan sosial masyarakat.

Penataan fasilitas publik, lanjutnya, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus dalam meningkatkan kualitas lingkungan. Serta, berupaya memberikan ruang interaksi yang positif bagi seluruh warga.

“Kita ingin pembangunan tidak hanya berupa infrastruktur, tetapi juga menghadirkan ruang-ruang yang membuat masyarakat merasa nyaman dan bahagia,” pungkasnya. (uma/fat/rds)