Ratusan Warga Banjarnegara Serbu Gerakan Pasar Murah,

MURAH: Warga antusias membeli bahan pokok dalam Gerakan Pasar Murah di Alun-alun Kabupaten Banjarnegara, Minggu (19/7/2026). (FAJAR ARI WIBOWO/JOGLO JATENG)

BANJARNEGARA, Joglo Jateng – Ratusan warga Banjarnegara rela mengantre sejak fajar demi memburu bahan pokok dengan harga miring.

Antusiasme yang luar biasa ini membuat seluruh komoditas pangan bersubsidi dalam Gerakan Pasar Murah (GPM) ludes terjual. Stok bahan pokok tersebut habis diborong warga sebelum pukul 07.30 WIB di area Alun-alun Kabupaten Banjarnegara, tepatnya di depan Kantor Inspektorat, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Banjarnegara ini digelar untuk masyarakat luas. Pelaksanaannya bertepatan dengan momentum memeriahkan perayaan Hari Koperasi ke-79.

Selain menjadi bagian dari kemeriahan perayaan, pasar murah ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah. Tujuannya untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan laju inflasi daerah.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Banjarnegara, Rokhana Kudus Al Hajj memberikan tanggapannya.

Ia mengaku terkejut sekaligus bangga melihat luapan antusiasme warga yang hadir sejak stan dibuka pada pukul 06.00 WIB.

“Antusiasme warga luar biasa dalam momentum perayaan Hari Koperasi ke-79 ini,” ujar Rokhana kepada Joglo Jateng, Minggu (19/7/2026).

“Bahkan sebelum pukul 07.30 WIB, seluruh bahan pokok yang kami sediakan sudah habis terjual karena masyarakat sudah mengantre sejak pagi,” imbuhnya.

Ia mengatakan, pemerintah menyediakan berbagai komoditas pangan berkualitas dengan volume yang melimpah. Hal ini bertujuan untuk mengintervensi harga di pasar dan membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Komoditas tersebut antara lain beras sebanyak 1,3 ton, beras SPHP (Bulog) 500 kilogram, minyak goreng 600 liter, dan gula pasir 600 liter.

Kemudian, disiapkan pula telur ayam ras 300 kilogram, telur bebek 200 butir, daging ayam 250 kilogram, daging sapi 50 kilogram, serta bawang 100 kilogram.