Kendal  

Polifurneka Kendal Libatkan 5 Perusahaan Furnitur Besar dalam Penerimaan Mahasiswa Baru

CAMPUSVERSE: Polifurneka kembali membuktikan sebagai salah satu kampus vokasi paling kompetitif di Indonesia. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Persaingan untuk menjadi mahasiswa Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) Kendal tahun akademik 2025/2026 berlangsung sangat ketat. Dari 2.519 pendaftar, hanya 145 orang yang berhasil lolos seleksi.

Dengan demikian, hanya satu dari 20 calon mahasiswa yang berhasil masuk ke kampus vokasi yang dikenal sebagai pusat pendidikan industri furnitur ini. Tingkat selektivitas tersebut menjadikan Polifurneka salah satu kampus vokasi paling kompetitif di Indonesia.

Dari total mahasiswa baru yang diterima, 48 orang masuk Program Studi Teknik Industri Furnitur, 38 orang di Desain Furnitur, dan 59 orang di Manajemen Bisnis Industri Furnitur. Tambahan mahasiswa baru ini membuat jumlah mahasiswa aktif Polifurneka kini mencapai 568 orang.

Direktur Polifurneka, Peni Shoffiyati, menegaskan, seleksi ketat dilakukan dengan melibatkan langsung lima perusahaan furnitur besar. Langkah ini memastikan mahasiswa yang diterima benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Hal itu juga ditegaskan oleh Kepala Pusat Pengembangan Vokasi Industri, Wulan Aprilianti Permatasari. “Seleksi melibatkan industri agar lulusan Polifurneka benar-benar sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujarnya, Senin (29/9/2025).

Lebih lanjut disampaikan, Polifurneka menargetkan lulusannya mampu bersaing di era industri furnitur 4.0, yang menuntut keterampilan digital tinggi. Menurut laporan Future of Jobs Forum Ekonomi Dunia 2023, pekerjaan administratif akan banyak tergantikan teknologi, sementara keterampilan digital menjadi kunci.

Menurutnya, selektivitas ini sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045, yakni menjadikan Indonesia masuk lima besar kekuatan ekonomi dunia. Industri furnitur diproyeksikan sebagai salah satu sektor strategis yang menopang visi tersebut.

Mahasiswa baru Polifurneka akan memulai perjalanan akademik melalui PKKMB 2025 bertema Campusverse, Jelajahi Dunia Baru, Bangun Masa Depanmu. “Tema ini memberi semangat baru bagi mahasiswa untuk menjelajahi dunia akademik sekaligus bersiap menghadapi dinamika industri furnitur di masa depan,” tutur Wulan.

Ia berharap PKKMB tidak sekadar dianggap sebagai kegiatan orientasi, melainkan fondasi karakter, etos kerja, dan kesiapan menghadapi tantangan global.

“Dengan bekal dari PKKMB, saya yakin mahasiswa baru siap menghadapi tantangan sekaligus mampu berkontribusi nyata bagi industri furnitur nasional maupun global,” tandasnya. (ags/adf)