KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berinovasi dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Tidak hanya fokus pada peningkatan gizi siswa, Pemkab juga menyiapkan langkah lanjutan dengan mendorong pelajar penerima manfaat MBG untuk memiliki tabungan masa depan melalui program Tabungan Pelajar.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris mengungkapkan, selain memperhatikan pemenuhan gizi anak sekolah, pihaknya ingin agar bantuan yang diterima siswa juga berdampak pada kemandirian finansial mereka sejak dini. Uang saku yang siswa miliki bisa disisihkan dan disimpan melalui program Tabungan Pelajar.
Sam’ani menambahkan, kebijakan tersebut akan diatur melalui surat edaran kepada seluruh sekolah di Kabupaten Kudus. Mulai jenjang SD, SMP, hingga SLTA sederajat.
Nantinya, kata dia, pihak sekolah bersama guru akan menindaklanjuti program ini. Agar siswa penerima MBG dapat membuka rekening tabungan pelajar di bank yang telah direkomendasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Banknya bebas, yang penting sudah terafiliasi dan direkomendasikan OJK. Kami ingin menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini agar anak-anak lebih siap menghadapi masa depan, termasuk ketika mereka melanjutkan studi,” jelasnya.










