Pati  

Kebakaran Hebat Landa Gudang Pabrik Dua Kelinci Pati, Kerugian Ditaksir Rp 25 Miliar

Kendaraan taktis water cannon milik Polresta Pati turut diterjunkan untuk membantu proses pemadaman api. (POLRESTA PATI/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Kebakaran besar melanda kawasan pabrik PT Dua Kelinci yang berlokasi di Desa Bumirejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Senin (1/12/2025) malam. Insiden yang menghanguskan area gudang ini diperkirakan menelan kerugian materiil mencapai Rp 25 miliar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pati, Tri Wijanarko, menjelaskan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima sekitar pukul 19.30 WIB. Titik api diduga kuat berasal dari gudang bahan jadi atau gudang distribusi akibat adanya hubungan arus pendek listrik (korsleting).

Api dengan cepat membesar di area gudang distribusi yang luas tersebut, kemudian merambat ke bangunan di dekatnya, yakni gudang bahan baku.

“Area yang terdampak meliputi gudang bahan jadi yang diduga menjadi sumber api pertama, kemudian merembet ke gudang bahan baku. Secara keseluruhan, bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 20 persen dari total seluruh bangunan pabrik,” terang Tri Wijanarko.

Upaya pemadaman berlangsung dramatis dan melibatkan tim gabungan berskala besar. Sebanyak kurang lebih 20 unit mobil pemadam kebakaran dan mobil tangki air dikerahkan ke lokasi. Tim gabungan tersebut terdiri dari Damkar Satpol PP Pati, Polri, TNI, BPBD, serta bantuan unit pemadam dari perusahaan swasta di Pati dan Kudus.

Petugas sempat mengalami kesulitan karena luasnya area gudang yang terbakar. Setelah berjibaku selama berjam-jam, api akhirnya berhasil dijinakkan pada dini hari.

“Pemadaman cukup sulit karena kebakaran di gudang bahan jadi atau distribusi yang luas. Api kemungkinan bisa dijinakkan sekitar pukul 00.00 – 01.00 WIB, diikuti dengan proses pendinginan,” tambahnya.

Meskipun mengakibatkan kerugian puluhan miliar rupiah akibat terbakarnya dua gedung tersebut, Tri memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas ini. Seluruh karyawan yang sedang bekerja saat kejadian berhasil dievakuasi dengan selamat. (lut/rds)