Kudus  

Jalan Rusak Kudus-Pati di Jekulo Bahayakan Pengendara, Warga Mengeluh

Kondisi jalan berlubang di jalur Kudus-Pati Desa Gondoharum yang membahayakan pengendara.
‎‎LEWAT: Tampak beberapa kendaraan roda empat maupun dua sedang melewati rintangan jalan berlubang di Kudus-Pati tepatnya Desa Gondoharum, Jekulo. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Kerusakan infrastruktur kembali dikeluhkan warga di jalur penghubung antar-kabupaten. Kali ini, kondisi jalan rusak Kudus-Pati dilaporkan terjadi di wilayah Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Selasa (20/1/2026).

Lubang menganga yang berada tepat di jalur utama dengan arus lalu lintas padat tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan. Pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan terpaksa memperlambat laju dan bermanuver mendadak untuk menghindari lubang di tengah badan jalan.

Dipicu Hujan Deras Sepekan

Salah seorang warga yang kerap melintas di lokasi, Bambang mengungkapkan bahwa kerusakan ini sudah terjadi lebih dari sepekan terakhir. Menurutnya, aspal yang semula mulus perlahan tergerus akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi terus-menerus.

“Awalnya tidak ada lubang. Karena hujan terus, lama-lama jalan berlubang dan sekarang lubangnya cukup besar,” kata Bambang saat ditemui di lokasi.

Picu Kecelakaan Lalu Lintas

Kondisi jalan berlubang ini tidak hanya menghambat perjalanan, tetapi juga telah memakan korban. Bambang menuturkan beberapa insiden kecelakaan yang terjadi akibat buruknya kondisi jalan tersebut:

  • Mobil pikap mengalami patah rangka ban (as) saat melintas.
  • Pengendara sepeda motor terjatuh karena terperosok lubang.

Sementara itu, warga lainnya, Rio menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai jika kerusakan ini dibiarkan terlalu lama, potensi kecelakaan fatal akan semakin besar. Terlebih, jalur Kudus-Pati didominasi oleh kendaraan besar dan bus.

“Ini jalur ramai, banyak kendaraan besar lewat. Kalau tidak segera diperbaiki risikonya semakin besar, apalagi saat malam hari atau hujan deras,” tutur Rio.

Harapkan Penanganan Darurat

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera turun tangan melakukan penanganan darurat. Rio menyarankan setidaknya ada upaya penambalan sementara atau pemasangan tanda peringatan di titik kerusakan.

Langkah cepat dinilai sangat krusial untuk mencegah jatuhnya korban jiwa dan menjaga kelancaran arus logistik di jalur strategis tersebut.

“Semoga perbaikan jalan dapat segera direalisasikan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu dan keselamatan pengguna jalan tetap terjamin,” pungkasnya. (adm/fat)