KENDAL, Joglo Jateng – Aksi tawuran antarkelompok pemuda bersenjata tajam pecah di kawasan permukiman padat penduduk Gang Dewi Shinta, Kelurahan Ngilir, Kecamatan Kota Kendal. Insiden mencekam pada Minggu (19/4/2026) dini hari tersebut memicu kepanikan luas sekaligus merusak sejumlah fasilitas umum dan properti warga.
Bentrokan brutal yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB itu sempat terekam oleh kamera telepon seluler warga. Keberadaan premanisme jalanan di tengah permukiman warga ini jelas menjadi ancaman serius bagi keselamatan dan keamanan lingkungan masyarakat setempat.
Berdasarkan pantauan video yang beredar, dua kubu tampak saling berhadapan nekat membawa senjata tajam jenis parang hingga potongan kayu panjang. Pertikaian di tengah sempitnya area jalan itu diwarnai teriakan keras yang membuat warga sekitar terbangun dari tidur.
Kaca Rumah Warga Pecah Berantakan
Situasi di lingkungan permukiman seketika berubah tegang. Kepanikan memaksa sejumlah warga memilih mengunci diri di dalam rumah karena khawatir terdampak sasaran amuk massa yang buta arah.
Bentrokan tersebut menyisakan kerugian materiil bagi penduduk setempat. Beberapa kaca rumah warga rusak dan dilaporkan hancur, sementara instalasi lampu penerangan jalan juga tak luput dari kerusakan akibat aksi vandalisme tersebut.
Salah satu warga, Yayuk, mengaku baru mengetahui kejadian nahas itu saat dirinya tengah sibuk menyiapkan dagangan untuk pagi hari.
“Saya dengar ribut-ribut, pas saya lihat dari jendela ada dua kelompok bawa parang panjang. Mereka saling serang, warga tidak ada yang berani keluar,” katanya.
Ia juga menuturkan sempat mendengar beberapa kali suara pecahan kaca saat pertikaian memanas. Berdasarkan penuturan warga di Kelurahan Ngilir, kedua kelompok yang terlibat dipastikan bukan berasal dari lingkungan setempat, sehingga identitas mereka belum dikenali.
Polisi Bubarkan Massa dan Amankan Satu Pelaku
Mendapat laporan adanya gangguan ketertiban yang membahayakan nyawa, aparat dari Kepolisian Resor (Polres) Kendal segera meluncur ke lokasi kejadian. Kehadiran petugas berhasil membubarkan aksi tawuran di Kendal tersebut sebelum memakan korban jiwa maupun korban luka yang lebih parah.
Dalam operasi pengamanan dini hari itu, aparat penegak hukum turut mengamankan satu orang pemuda yang diduga kuat terlibat dalam pertikaian bersenjata tersebut.
Hingga saat ini, jajaran Polres Kendal masih terus melakukan serangkaian penyelidikan mendalam. Hal ini dilakukan guna mengungkap identitas komplotan lain yang terlibat, sekaligus mendalami motif utama di balik aksi meresahkan tersebut. (ags/gih/rds)










