Demak  

Ratusan Pelajar Siap Beraksi! POPDA Demak 2026 Resmi Digelar, Cek Jadwal dan Lokasi Tandingnya di Sini

RESMI: Ajang POPDA Tahun 2026 resmi digelar dengan melibatkan 1.298 atlet pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Demak. (HUMAS/JOGLO JATENG)

DEMAK, Joglo Jateng – Ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tahun 2026 resmi digelar dengan melibatkan 1.298 atlet pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Demak. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang unjuk kemampuan bagi generasi muda di bidang olahraga.

Pembukaan POPDA berlangsung meriah di GOR Kalijaga Sport Center pada Selasa (5/5/2026). Ratusan atlet, official, dan tamu undangan tampak hadir untuk menyaksikan dimulainya kompetisi yang akan berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Mei 2026.

Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Demak, Endah Cahya Rini, menyampaikan bahwa POPDA tahun ini mempertandingkan tujuh cabang olahraga.

Rinciannya meliputi atletik dengan 493 atlet, sepak takraw 258 atlet, pencak silat 216 atlet, akuatik 103 atlet, tenis meja 80 atlet, senam 77 atlet, serta bulu tangkis sebanyak 71 atlet.

Menurutnya, ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarpelajar di Demak.

“POPDA ini momentum penting untuk membangun persaudaraan sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial yang bisa dibanggakan di masa depan,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran pertandingan, panitia telah menyiapkan sejumlah lokasi yang tersebar di beberapa titik. Cabang bulu tangkis digelar di Gedung Pertemuan Kelurahan Mangunjiwan, sementara senam dan tenis meja berlangsung di Gedung Serbaguna SKB Demak.

“Kalau pencak silat dan sepak takraw dipusatkan di Stadion Kalijaga, atletik di Stadion Sultan Fatah serta halaman BLK, dan cabang akuatik di Kolam Renang Polaris,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Demak, Eisti’anah, memberikan motivasi kepada para atlet agar bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia menekankan bahwa ajang ini merupakan kesempatan emas bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

“Manfaatkan kesempatan ini sebagai batu loncatan prestasi. Bertandinglah dengan percaya diri dan pantang menyerah. Kemenangan sejati bukan hanya soal hasil, tetapi bagaimana kalian menjaga kejujuran dan sportivitas,” pesannya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan para wasit dan juri agar menjalankan tugas secara profesional, adil, dan objektif. Hal ini penting untuk memastikan seluruh pertandingan berjalan lancar serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dalam olahraga. (hms/rds)