Jepara  

Masuk Prioritas Kemendikdasmen, Jepara Berpeluang Miliki Sekolah Nasional Terintegrasi pada 2026

OPTIMISTIS: Bupati Jepara, Witiarso Utomo, saat mengikuti Forum Koordinasi Penetapan Lokasi Penyelenggaraan SNT Tahun 2026 di Tangerang, 10-12 Juni 2026. (HUMAS/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Kabupaten Jepara berpeluang memiliki Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada 2026. Peluang itu terbuka setelah lokasi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara masuk dalam daftar calon lokasi prioritas.

Status tersebut didapatkan berdasarkan hasil asesmen dan verifikasi lapangan yang dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kabar tersebut disampaikan Bupati Jepara, Witiarso Utomo, saat mengikuti Forum Koordinasi Penetapan Lokasi Penyelenggaraan SNT Tahun 2026 di Tangerang pada 10-12 Juni 2026.

Forum tersebut digelar oleh Kemendikdasmen sebagai bagian dari proses penentuan daerah penyelenggara program pendidikan nasional tersebut.

Bupati mengatakan, proses asesmen dan verifikasi dilakukan Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PAUD, Dikdas, dan PNFI).

Hasil penilaian itu menjadi dasar dalam menentukan daerah yang berpotensi menjadi lokasi penyelenggaraan SNT.

“Berdasarkan hasil asesmen dan verifikasi lapangan, lokasi yang diusulkan oleh Pemkab Jepara termasuk dalam calon lokasi prioritas SNT Tahun 2026,” ujarnya didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, Ratib Zaini, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, keberadaan SNT akan menjadi peluang besar bagi peningkatan kualitas pendidikan di Jepara. Khususnya bagi siswa berprestasi yang membutuhkan akses pendidikan unggul.

“Kami berharap Jepara dapat memperoleh kepercayaan sebagai lokasi SNT 2026. Kehadiran sekolah ini diharapkan memperluas akses pendidikan bermutu bagi anak-anak berprestasi dari seluruh wilayah Jepara,” kata dia.

Kepala Disdikpora Kabupaten Jepara, Ratib Zaini menjelaskan, lokasi yang diusulkan berada di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji.

Kawasan tersebut berdekatan dengan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang saat ini tengah dipersiapkan pemerintah.

Ia menyebut, lokasi tersebut dinilai memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat. Mulai dari status lahan yang jelas, kondisi topografi yang mendukung, hingga lingkungan yang aman.