Pati  

Banjir Rob di Tunggulsari Pati Kembali Meninggi, Puluhan Rumah Terendam

KONDISI: Banjir rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, belum lama ini. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Banjir rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati kembali meninggi. Puluhan rumah warga pun terendam banjir rob ini.

Kepala Desa Tunggulsari, Setyo Wahyudi mengatakan, banjir rob merendam 36 rumah warganya di RT 5. Dengan ketinggian air antara 10 hingga 30 sentimeter.

“Pagi tadi rob pasang naik lagi. Siang ini 36 rumah kena lagi,” ucapnya, Rabu (15/7/2026).

Meskipun begitu, ia menyebut ketinggian rob saat ini masih lebih rendah ketimbang puncak tertinggi pada akhir Juni 2026 lalu. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak air pasang terjadi pada Kamis (16/7/2026) hingga Jumat (17/7/2026) mendatang.

Dirinya menyadari penanganan banjir rob di desanya masih belum maksimal. Sampai saat ini, pekerjaan tanggul baru selesai sepanjang 75 meter.

Sedangkan yang masih dalam proses pengerjaan sepanjang 90 meter. Sementara tanggul kritis sepanjang 450 meter baru masuk proses persiapan material.

“Tanggul pertama dari Pemkab sudah selesai 75 meter, tanggul kedua sepanjang 90 meter baru proses pancang. Penanganan dari Pemprov baru persiapan material,” terangnya.

“Hari Kamis (16/7/2026) rencana pemasangan pancang sepanjang 450 meter,” imbuh Setyo.

Dengan kondisi ini, Setyo mengaku khawatir jika banjir kembali parah. Menurutnya, kenaikan air ini menjadi ancaman serius bagi perekonomian warga yang mayoritas bergantung pada sektor perikanan.

“Khawatir kalau naik lagi. Warga tidak bisa bekerja sebagai petani tambak budi daya ikan nila salin,” pungkasnya.

Sebagai informasi, banjir rob sebelumnya sempat surut pada awal Juli 2026 lalu, namun kini kembali merendam permukiman. Kondisi ini berdampak terhadap permukiman dan tambak warga yang sudah dikepung air laut sejak pertengahan Mei 2026. (lut/fat/rds)