Kendal  

Berebut Nasi Bungkus di Haul Pangeran Benowo Kendal, Warga Yakin Bekas Bungkusnya Bikin Pohon Berbuah Lebat!

RAMAI: Ribuan masyarakat berebut nasi bungkus di Haul Pangeran Benowo, Kamis (16/7/2026). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Ribuan warga memadati pelaksanaan haul Pangeran Benowo di Desa Pekuncen, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Kamis (16/7/2026). Salah satu tradisi yang menjadi perhatian masyarakat adalah pembagian sekitar 10 ribu nasi bungkus yang disiapkan panitia untuk jemaah pengajian.

Nasi bungkus tersebut berasal dari gotong royong dan sumbangan masyarakat setempat. Berbagai lauk disiapkan, mulai dari ikan, tahu, tempe, telur, hingga aneka makanan tradisional.

Seksi Konsumsi Haul Pangeran Benowo, Ngasimin mengatakan, pembagian nasi bungkus merupakan tradisi yang rutin digelar setiap pelaksanaan haul. Seluruh kebutuhan makanan dipenuhi dari partisipasi warga yang memberikan sumbangan secara sukarela.

“Setiap tahun nasi bungkus ini disiapkan dan dibagikan kepada warga yang mengikuti pengajian. Semua berasal dari sumbangan warga setempat, ada yang menyumbang ikan, tahu, tempe, telur, dan berbagai kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Menurut Ngasimin, tradisi tersebut menjadi bagian dari kebersamaan masyarakat dalam memperingati haul Pangeran Benowo. Selain pembagian makanan, kegiatan juga diisi dengan pengajian dan doa bersama.

Alhamdulillah, antusiasme warga sangat luar biasa. Pembagian nasi bungkus ini menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan masyarakat,” katanya.

Salah seorang warga, Zumroh (41), asal Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon, mengaku senang mendapatkan nasi bungkus yang dibagikan panitia. Ia menyebut nasi bungkus dari haul Pangeran Benowo memiliki makna tersendiri bagi dirinya.

“Nasi bungkus yang saya dapatkan tidak hanya sekadar membuat perut kenyang, tetapi juga membawa keberkahan tersendiri,” terangnya.

Setelah makanan dinikmati, Zumroh mengatakan bungkus nasi tersebut akan ditempelkan pada pohon mangga sebagai bagian dari ikhtiar yang diyakininya.

“Bekas bungkus nasi ini nantinya akan saya tempelkan di pohon mangga dengan harapan pohon mangga bisa berbuah lebih banyak,” ucapnya.

Haul Pangeran Benowo setiap tahun diikuti ribuan jemaah dari berbagai daerah. Selain menghadiri pengajian dan doa bersama, masyarakat juga mengikuti tradisi berbagi melalui pembagian nasi bungkus yang telah menjadi bagian dari pelaksanaan haul. (ags/gih/rds)