PATI, Joglo Jateng – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati optimistis bahwa di tahun 2022 akan ada pemberangkatan jemaah haji. Hal itu diungkap oleh Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Umroh Kemenag Pati, Abdul Hamid.
Dirinya menjelaskan, setelah adanya pandemi Covid-19, sudah kurun waktu dua tahun pemberangkatan jemaah ibadah haji tertunda. Apalagi hampir menyentuh tahun ketiga. Apabila 2022 ada pemberangkatan jemaah haji, dirinya memperkirakan bahwa jumlah kouta jemaahnya tidak seperti sebelum adanya pandemi.
“Kalender resmi kita akan memulai kegiatan pada tanggal empat Dzulqadah. Tinggal dua setengah bulan. Sementara kouta dari pemerintah kerajaan Arab Saudi, itu belum di tetapkan. Sehingga kami belum bisa memastikan berapa jemaah yang akan kami berangkatkan,” jelasnya.
Pihaknya mengaku kesulitan jika belum ada data terkait angka kouta bagi jemaah ibadah haji. Sebab pihaknya tidak dapat memastikan pelayanan yang akan diberikan kepada jemaah.
“Ketika kami tidak mempuyai angka berapa jumlah jemaah yang di berangkatkan, kami juga kesulitan menentukan booking hotelnya harus berapa banyak. Kemudian persiapan catringnya harus berapa banyak, transportasi harus seperti apa,” paparnya.
Sedangkan informasi terakhir yang pihaknya terima, Menteri Agama sudah mendapatkan undangan dari Pemerintah Kerajaan Arab saudi pada 20 hingga 21 Maret. Pertemuan tersebut kemungkinan besar akan mendiskusikan kouta dan pemberangkatan jemaah haji.
“Sementara untuk di Pati sendiri kita sudah mulai ancang-ancang, kami sudah lakukan pemberitahuan ke temen-temen kelompok bimbingan haji dan umroh. Awal-awal sudah bisa dilakukan pembinaan ulang, pembinaan manasik jemaah,” tandasnya. (cr7/fat)










