Jogja Gumerah, Peluang UMK Bangkit

LIHAT: Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi sedang mengunjungi salah satu lapak UMK di pameran Jogja Gumerah di atrium Malioboro Mal Yogyakarta, Rabu (11/5). (AFIFUDIN/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Dinas Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta menggelar pameran produk usaha kecil menengah dalam ajang Jogja Gumregah. Pameran ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Yunianto Dwisutono mengatakan, salah satu upaya pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 adalah memberikan kesempatan dan fasilitasi kepada pelaku usaha. Khususnya UMK untuk dapat memasarkan kembali produk-produknya.

“Pameran dan promosi produk unggulan diharapkan menjadi salah satu pemicu agar ekonomi bisa bangkit kembali, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya, Rabu (11/5).

Lebih jauh, setidaknya ada sekitar 40 pelaku UKM yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Pameran Jogja Gumregah digelar di atrium Malioboro Mal Yogyakarta selama satu pekan, 11-16 Mei.

Dengan mengusung tema ‘UMK Jogja Gumregah’ ia berharap para pelaku UMK kembali semangat bangkit. Terutama dalam rangka mendapat pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan bersama.

“Dari pameran ini harapannya Kota Yogyakarta bisa mempercepat pemulihan ekonomi. Selain itu, mampu bersinergi meningkatkan daya saing produk dan termotivasi untuk mengembangkan diversifikasi produk,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poewadi menambahkan, Pemkot Yogyakarta sedang mencoba membangun momentum kebangkitan di Kota Yogyakarta. Apalagi selama beberapa hari ini kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta melandai.

Ia berharap kondisi itu bisa mendukung kebangkitan dan pemulihan kegiatan ekonomi sosial masyarakat. Selain itu ia juga meminta para pelaku UMK agar bisa beradaptasi dengan era digital.

“Kami berharap para pelaku UMKM bisa beradaptasi dengan kondisi dan perkembangan era digital. Ini bisa dijadikan momentum kebangkitan dan pemulihan ekonomi, harus bisa dimanfaatkan seluruh pelaku ekonomi terutama UMKM,” imbuhnya. (fif/bid)