PATI, Joglo Jateng – Setelah jebol seminggu lalu, tanggul Sungai Sat di Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati belum selesai diperbaiki. Meskipun begitu, pengerjaan tanggul jebol diperkirakan rampung beberapa hari mendatang.
Sebelumnya, tanggul Sungai Sat jebol dengan luasan sekitar 30 meter pada Kamis (14/7) lalu. Akibat kejadian tersebut, 18 rumah di Desa Tunjungrejo mengalami kerusakan. Mulai dari rusak sedang hingga rusak berat.
Kepala Desa Tunjungrejo, Mochamad Ali Zuhri mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak terkait yang terlibat langsung dalam pembangunan tanggul tersebut. Berdasarkan hasil komunikasi, diperkirakan pengerjaan tanggul selesai pada akhir pekan ini.
“Besok Sabtu (23/7) kita sudah bisa menutup tanggul dengan ketinggian 4 meter. Itu semua berkat adanya dua alat berat di sini, terus ada tambahan tenaga kerja juga,” ungkapnya, Kamis (21/7).
Zuhri menyebutkan, terdapat banyak pihak yang terlibat dalam penanganan tanggul jebol tersebut. Mulai dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas Pengerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU TR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pihak terkait lainnya.
“Kemarin kita kerja bakti, warga banyak yang ikut membantu memasukkan tanah ke seribu sand bag. Kemudian hari Rabu (20/7), kami lakukan rehabilitasi akses jalan yang dipakai untuk mengeluarkan sisa material banjir,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga mendapatkan bantuan berupa alat berat dan sejumlah logistik. Beberapa di antaranya adalah excavator 1 unit dan 2 unit dam truk untuk perbaikan tanggul sungai sat yang jebol. (lut/abd)










