Sasar Wisata Kuliner Berunsur Budaya, Pemkot Semarang Gabungkan Kuliner Kauman dan Pasar Semawis

PEMAPARAN : Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Semarang Wing Wiyarso saat ditemui di ruangannya pada Kamis , 28/07/2022. (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng– Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana menyambungkan dua wisata kuliner di Kota Semarang, Kuliner Kauman dan Pasar Semawis (28/7).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Semarang, Wing Wiyarso mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapat instruksi dari Wali Kota Semarang untuk menindaklanjuti rencana tersebut.

Ia juga menyambut baik rencana ini. Pasalnya, kuliner menjadi sub sektor ekonomi kreatif yang dapat mendongkrak pariwisata dan perekonomian di Kota Semarang.

“Pas peresmian Kuliner Kauman sudah ada sinergi bersama dengan Pasar Semawis. Pak Wali Kota melihat ini sebagai peluang bagus jika disambungkan atau dipersatukan,” ujarnya.

Kuliner Kauman dan Pasar Semawis merupakan dua wisata kuliner malam hari yang buka setiap akhir pekan. Letaknya pun berdekatan dan bisa dihubungkan menjadi satu melalui Jalan Kanjengan.

Menurut Wing, keberadaan keduanya juga menunjukkan keberagaman yang ada di Kota Semarang, yakni kebudayaan Tionghoa dan kebudayaan Arab.

Ia menilai, penggabungan kedua wisata kuliner tersebut akan menjadi kekuatan baru yang dapat meningkatkan pariwisata di Kota Semarang.

“Kita ingin roda perekonomian di kota Semarang hidup kembali seperti sebelum pandemi,” kata Wing.

Sedangkan untuk tindak lanjut dari rencana tersebut, Wing menargetkauntuk bisa terealisasi di tahun ini.

“Tentunya tidak semudah membalik telapak tangan. Karena harus ada sosialisasi dengan pemangku jalan, beberapa stake holder, supaya nantinya tidak ada masalah di belakang,” pungkasnya. (cr3/luk/mg2)