Akibat korona, mobilisasi para mahasiswa di sana sangat terbatas. Padahal selama ini Wuhan merupakan kota metropolitan di negeri Tiongkok. Aktifitas kampus juga diliburkan untuk sementara waktu, hingga batas waktu yang belum ditentukan. “Kalau di Indonesia seperti Surabaya, yang merupakan kota industri besar,” katanya.
Nadia, berangkat ke Wuhan berkat beasiswa S2 di Wuhan University. Sebelumnya, ia menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Selain dirinya, saat ini juga ada satu mahasiswa lagi asal Jepara di Central China Normal University (CCNU).
“Semoga teror virus ini segera berkahir, dan saya dapat kembali lagi ke Wuhan untuk melanjutkan belajar,” harapnya. (mam/lut)










