Kudus, joglojateng.com – Pedagang yang berjualan di kawasan kuliner Lentog Tanjung, di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, diwajibkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes). Hal tersebut diterapkan sebagai langkah untuk mencegah penularan Covid-19.
Kepala Desa Tanjungkarang, Sumarno mengatakan, pihaknya selalu memberikan imbauan terkait prokes di lokasi tersebut. Baik bagi pedagang maupun pembeli harus menjalankan protokol kesehatan semaksimal mungkin.
“Kami sudah menyediakan tempat cuci tangan di beberapa titik di lokasi tersebut. Selain itu juga pihak pedagang juga harus memberikan fasilitas itu di kiosnya masing-masing,” ucapnya, belum lama ini.
Banner untuk selalu mengingatkan kepada pedagang dan pembeli juga terpasang di kawasan Lentog Tanjung tersebut. Hal itu agar masyarakat tidak lupa akan protokol yang wajib dilakukan saat ini. Diantaranya, bertuliskan “Penegakan Penerapan Protokol Kesehatan.” Ada juga yang bertuliskan di kawasan tersebut “Wajib Mengenakan Masker.”
Selain itu, Sumarno juga kerap melakukan sidak kepada pedagang maupun pembeli yang ada di Lentog Tanjung. Yakni untuk mengecek bahwa penerapan protokol kesehatan di lokasi itu sudah dijalankan dengan baik atau bahkan sebaliknya.
“Sidak yang biasanya kami lakukan, yakni mengingatkan pada pedagang atau pembeli untuk tetap mengenakan masker dengan baik. Alhamdulillah semakin kesini semakin baik dalam penerapan protokol kesehatan nya,” terangnya.
Dengan jam buka mulai pukul 05.00 sampai 12.00, sampai saat ini masih aman. Tidak ditemukan tanda-tanda klaster Covid-19 di lokasi itu. Namun, pihaknya juga tidak akan lengah dan tetap terus melaksanakan anjuran dari Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menekan penyebaran virus corona.
Sumarno mengatakan, menurutnya masyarakat Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, hampir 90 persen sudah mempunyai kesadaran terkait protokol kesehatan. Dirasa mungkin warga sudah mulai terbiasa dengan kehidupan tersebut.
“Semakin kesini semakin kelihatan banyak masyarakat yang sadar akan prokes. Mungkin karena pandemi ini sudah berjalan hampir setahun jadi mereka sudah terbiasa menggunakan masker dan sebagainya,” tuturnya.
Ia berharap agar masyarakat bisa menjaga imunitas tubuhnya dengan baik, sekaligus agar perekonomian juga bisa kembali seperti sedia kala, khususnya warga Tanjungkarang. (sam/gih)










