Pemohon SKCK Meningkat Drastis

Sejumlah masyarakat yang sedang menunggu giliran untuk mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di Polres Pemalang
ANTRE: Sejumlah masyarakat yang sedang menunggu giliran untuk mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di Polres Pemalang, Kamis (27/5). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Selepas perayaan Lebaran, permohonan untuk pembuatan dan perpanjangan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di Polres Pemalang mengalami peningkatan yang signifikan yang melayani sekitar 70 sampai 100 pemohon per hari. Guna menerapkan protokol kesehatan, kepolisian setempat membatasi waktu pembuatan mulai pukul 08.00 sampai 11.00.

Kepala unit (kanit) Intel Polres Pemalang Supriyanto mengungkapkan hal ini sudah sering terjadi bila setelah lebaran dan mudik. Menurutnya, karena banyak perantau yang pulang kampung dan terdapat juga anak yang baru lulus sekolah yang hendak mendaftar kerja.

“Sudah biasa terjadi bukan hal baru dan daerah lainpun juga mengalaminya, penyebabnya ya karena orang mudik dan anak sekolah yang baru lulus,” katanya kemarin.

Riyanto menjelaskan pembatasan jam operasional dimaksudkan untuk mengurangi kerumunan. Selain itu, pihaknya menyarankan kepada masyarakat yang ingin membuat atau memperpanjang SKCK harus menggunakan masker.

“Saya sarankan masyarakat untuk menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Sementara itu, permohonan bagi pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Polres Pemalang juga mengalami peningkatan. Pasalnya proses pembuatan SKCK yang diperuntukkan untuk tes CPNS hanya dilayani di tempat tersebut.

Salah seorang pemohon SKCK, Riyan (19) membuat dokumen tersebut karena baru saja lulus sekolah dan ingin mendaftar pekerjaan. Ia mengaku kaget ketika melihat antrean yang cukup panjang.

“Kaget ketika awal melihat antrian, padahal saya kira masih pandemi tidak banyak yang mengurus SKCK,” tuturnya.(cr8/akh)