PATI, Joglo Jateng – Kejuaraan Bupati Pati Cup atau Piala Bupati Pati akan kembali digelar di tahun ini. Kompetisi ini digelar setelah sebelumnya vakum nyaris sepuluh tahun.
Piala Bupati Pati ini mempertandingkan dua cabang olahraga (cabor). Yakni sepak bola dan futsal. Cabor sepak bola akan berlangsung di Stadion Joyokusumo Pati, sedangkan venue futsal di Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan.
Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Pati bersama Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Pati telah bertemu dengan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Rabu (8/7/2026). Audiensi ini dalam rangka mempersiapkan kejuaraan Bupati Pati Cup 2026.
Ketua Askab PSSI Pati, Dian Dwi Budianto mengatakan, pihaknya telah mendapatkan perintah dari Plt Bupati Pati untuk menggelar ajang ini. Pasalnya, kompetisi tersebut sudah vakum dalam waktu yang cukup panjang.
“Kita diutus untuk menyelenggarakan Piala Bupati karena Piala Bupati ini sudah lama hilang. Hampir 10 tahun tidak ada Piala Bupati ini,” katanya.
Ia menjelaskan, total hadiah di cabor sepak bola nantinya sebesar Rp 60 juta. Pihaknya membagi lima grup sebelum babak final di Stadion Joyokusumo Pati. Lima grup ini dari lima eks kawedanan atau dapil.
Pemuncak klasemen dan runner-up berhak masuk putaran selanjutnya. Mereka bakal diadu dengan perwakilan grup lainnya. Regulasi ini setelah kesepakatan dengan Plt Bupati Pati.
“Nanti ada peserta per dapil atau eks Kawedanan ada 5 sampai 4. Nanti pertandingan di sana dulu, finalis juara pertama dan dua bertemu di Joyokusumo. Dengan total hadiah Rp 60 juta yang masuk final per dapil, perwakilan dapat jersey dan semua peserta dapat bola. Hampir 54 kali 5. Segituan yang dapat bola,” terangnya.
Menurutnya, Piala Bupati Pati 2026 ini merupakan terobosan baru untuk olahraga khususnya sepak bola maupun futsal. Pasalnya ajang ini dapat memberikan hiburan kepada masyarakat.
“Karena piala ini sudah lama tidak digelar. Sehingga bisa menjadi titik balik euforia sepak bola di Pati makin meningkat. Bisa menjadi hiburan masyarakat. Hiburan penggiat bola. Disiapkan dari level desa hingga kecamatan. Insyaallah di bulan September,” ungkapnya.










