Kudus  

Rutin Main Bulu Tangkis, Bank Jateng Cabang Kudus Perkuat Kekompakan Pegawai

BARENG: Kepala Bank Jateng Cabang Kudus, Risdiyanto bersama jajaran pegawai Bank Jateng saat bermain badminton bersama. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Di tengah padatnya aktivitas pelayanan kepada nasabah, Bank Jateng Cabang Kudus rutin menggelar olahraga bulu tangkis sebagai sarana menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antarkaryawan. Kegiatan ini menjadi agenda kebersamaan yang diikuti pegawai dari berbagai unit kerja untuk membangun kekompakan di luar suasana kantor.

Kepala Bank Jateng Cabang Kudus, Risdiyanto mengatakan, olahraga bersama bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga menjadi media memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarkaryawan.

“Melalui bulu tangkis kami ingin membangun kebersamaan. Ketika hubungan antarkaryawan semakin erat, koordinasi dalam bekerja juga akan semakin baik,” ujarnya.

Kegiatan biasanya dilaksanakan setelah salat Isya, mulai pukul 19.00 WIB hingga sekitar pukul 21.00 WIB. Jadwal pelaksanaannya tidak ditetapkan pada hari tertentu, melainkan menyesuaikan dengan aktivitas operasional kantor dan kesibukan para pegawai.

“Harinya memang fleksibel. Kami menyesuaikan waktu yang memungkinkan agar tidak mengganggu pelayanan kepada nasabah. Yang terpenting, seluruh karyawan tetap bisa ikut ketika memiliki waktu luang,” katanya.

Dalam setiap pelaksanaan, Bank Jateng Cabang Kudus umumnya menyewa dua lapangan bulu tangkis. Para peserta bermain secara bergantian sehingga seluruh pegawai yang hadir dapat merasakan suasana pertandingan sekaligus berinteraksi dengan rekan kerja dari bagian lain.

Menurut Risdiyanto, suasana yang tercipta selama kegiatan berlangsung sangat cair. Tidak ada sekat jabatan maupun unit kerja. Seluruh peserta membaur dan menikmati pertandingan dengan mengedepankan sportivitas serta rasa kekeluargaan.

“Di lapangan tidak ada atasan atau bawahan. Semua bermain bersama, saling menyemangati, dan saling mengenal lebih dekat. Hal-hal seperti ini yang memperkuat sinergi di lingkungan kerja,” jelasnya.

Ia menambahkan, olahraga bersama juga menjadi salah satu cara mengurangi kejenuhan setelah menjalani rutinitas pekerjaan sehari-hari. Dengan kondisi fisik yang tetap bugar dan hubungan antarkaryawan yang harmonis, produktivitas kerja diharapkan semakin meningkat.

“Kami percaya lingkungan kerja yang sehat berawal dari SDM yang sehat. Karena itu, kegiatan seperti ini akan terus kami dorong agar semangat kebersamaan tetap terjaga. Kami juga mengajak badminton kawan insan pers yang bernaung di PWI Kudus untuk bersinergi satu sama lain,” ungkapnya.

Risdiyanto berharap budaya olahraga bersama dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang solid. Menurutnya, kekompakan yang terjalin di luar kantor akan berdampak positif pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan kami sederhana, seluruh karyawan tetap sehat, kompak, dan saling mendukung. Dengan begitu, pelayanan kepada nasabah juga bisa diberikan secara maksimal karena dibangun oleh tim yang memiliki semangat kebersamaan,” pungkasnya. (adm/fat/rds)