Pihaknya memastikan, pendaftaran kompetisi ini tidak dipungut biaya alias gratis. Klub lokal asal Bumi Mina Tani ini berhak mendaftarkan diri.
“Peserta kalau 1 eks Kawedanan ada 5 sampai 4, kemungkinan ada 21 kecamatan yang ikut tanding. Jadi tidak ada uang pendaftaran. Gratis. Semua kecamatan bisa mewakili,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua AFK Pati, Zeniko Mey Saputro menjelaskan, turnamen futsal diperuntukkan bagi atlet futsal yang masih duduk di bangku SMP hingga SMA. Mereka bakal diadu di GOR Pesantenan Pati pada bulan Oktober 2026.
“Terkait futsal hadiah kurang lebih Rp 30 juta. Jadi nanti peserta SMP sama SMA,” ujarnya.
Kejuaraan ini satu paket dengan Piala Bupati Pati cabor sepak bola. Nantinya cabor sepak bola bakal dipertandingkan terlebih dahulu di Stadion Joyokusumo Pati pada September. Setelah itu, Piala Bupati Pati Futsal 2026 digelar di GOR Pesantenan pada bulan Oktober.
Pihaknya yakin, Piala Bupati Pati Futsal 2026 bakal menyedot animo pecinta futsal di Kabupaten Pati. Berkaca di turnamen sebelumnya, setidaknya 40 tim dari SMP hingga SMA memperebutkan gelar juara.
“Kalau dilihat dari antusias, kita pernah membuat turnamen seperti itu kurang lebih SMP sama SMA itu di angka 40-50 peserta dari semua sekolah di Pati. Nanti jadi satu dilaksanakan di GOR Pesantenan,” terangnya.
Piala Bupati Pati Futsal 2026 juga sebagai upaya AFK Pati untuk mengasah dan mencari bibit-bibit muda cabor futsal. Dengan semakin banyaknya kejuaraan yang digelar, maka jiwa kompetitif atlet futsal Pati diharapkan semakin terasah.
“Tentunya mengembangkan bakat-bakat anak muda. Agar menyalurkan bakat dan semakin banyak wadah kompetisi semakin bagus,” pungkasnya. (lut/fat/rds)










