Survei DTS Munculkan Tiga Kandidat Terkuat di Jateng

PAPARAN: Direktur Eksekutif DTS Ainul Huda menyampaikan hasil survei Pilpres 2024, Rabu (17/11). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Survei lembaga Development Technology Strategy (DTS) memunculkan tiga figur terkuat di Jawa Tengah (Jateng) untuk maju pada Pilpres 2024. Ketiganya yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

Direktur Eksekutif DTS Ainul Huda menyampaikan, ketiga tokoh tersebut mendominasi urutan tiga besar di Jateng lantaran memiliki kedekatan sejarah dan akar kultural dengan Jawa bagian tengah. Berdasarkan survei, Ganjar Pranowo memiliki basis dukungan kuat lantaran saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Jateng. Tak hanya itu, Ganjar juga asli orang Jawa, sehingga jaringan mesin politik yang dimilikinya, yakni PDIP, terhitung kuat di Jateng.

“Jika Pak Prabowo yang ayahnya Prof Soemitro sebagai asli orang Kebumen. Namanya juga sangat “berbau” Jawa. Serta ada faktor dukungan kalangan nasionalis dari Gerindra dan kelompok menengah muslim, misalnya dari simpatisan PKS dan PAN. Seperti yang terlihat saat Pemilu 2019,” ujarnya, Rabu (17/11).

ILUSTRASI: Grafik hasil survei DTS Pilpres 2024, Rabu (17/11). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

Sedangkan, Anies Baswedan populer karena sempat menjabat sebagai Mendikbud sebelum menjadi Gubernur Ibukota. Selain itu, ia juga menghabiskan kehidupan masa kecil hingga remaja, berikut menempuh pendidikan di Yogyakarta.

“Sehingga boleh dibilang (Anies Baswedan, red.) kental kultur Jawa-nya, sehingga membuat basis pendukungnya sangat signifikan,” paparnya.

Kendati demikian, simulasi jika pilpres digelar saat ini menyebut jika Ganjar Pranowo unggul dengan rating elektabilitas 31,57 persen. Selanjutnya, Prabowo Subianto berada di angka 28,10 persen, serta Anies Baswedan memperoleh 24,58 persen pemilih. Sementara 15,74 persen sisanya masih belum tahu atau belum menentukan pilihan. Akan tetapi, karena keterpautan tingkat elektabilitas yang sangat dekat antara ketiga figur ini, maka belum terlihat superioritas rating keterpilihannya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa kawasan Jawa bagian tengah diprediksi akan menjadi medan kontestasi yang cukup “panas” antara tiga kandidat ini. Mereka akan memperebutkan suara di dua provinsi. Yakni Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Masing-masing memiliki keunggulan dan basis jaringan pendukung yang loyal dengan karakter masing-masing. Tapi yang pasti, siapapun pemenang pilpres 2024, sudah hampir pasti Jawa bagian tengah akan memiliki perwakilannya di tampuk pimpinan nasional ke depannya,” pungkasnya. (dik/ern)