Figur  

Aktif Organisasi, Jadi Percaya Diri

Noor Indira Majestica
Noor Indira Majestica. (DOK. PRIBADI / JOGLO JATENG)

NOOR Indira Majestica, wanita yang lahir pada 30 Januari 2002 lalu ini tercatat aktif dalam berbagai organisasi mahasiswa di Kampus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Kota Semarang. Dari organisasi, ia menjadi sosok yang lebih percaya diri. Bahkan, wanita yang akrab disapa Indira ini sudah ahli di bidang public speaking. 

“Awalnya saya itu pemalu, bisa sekarang jadi sangat percaya diri atau PD untuk bertemu banyak orang. Sebelumnya, aku ngomong itu hemat, sekarang aku berani dan bisa meningkatkan public speaking. Misalnya, seperti aku di HMBI Udinus menjadi master of ceremony atau MC di webinar dan event,” kata dara kelahiran Kota Semarang itu.

Selain itu, ia acap kali mengikuti kegiatan sosial. Sehingga mampu melatih rasa bersyukur.

Menariknya, Indira merupakan sosok yang mau mencoba hal baru. Alasannya, dirinya masih berusia muda, sehingga belajar menjadi makin antusias.

“Aku memang tipikal orang yang suka mencoba hal baru. Jadi dengan usia muda aku mau ngembangin semua soft skill yang ada melalui organisasi. Semua itu untuk mem-branding diriku untuk kedepannya. Kesempatan itu enggak datang kedua kali,” ucapnya.

Keaktifan di organisasi itu menjadikan Indira diundang dalam acara televisi swasta milik kampusnya. Saat itu, ia mendapatkan tawaran menjadi pembicara di televisi tersebut.

“Ikut organisasi membuat aku sebagai talent. Seperti diundang ke TVKU untuk diwawancarai dan lain-lain. Dari situ, aku banyak teman baru hingga sekarang sering mendapatkan tawaran sebagai pembicara,” ujarnya.

Tidak menyerah untuk belajar, mahasiswi semester tiga ini menceritakan bahwa ia masih terus mengembangkan soft skill dan hard skill. Tujuannya agar bisa meraih prestasi saat duduk di bangku perguruan tinggi.

“Semoga hasil yang diberikan dari organisasi ini bisa menjadikan pribadi yang tidak sombong dan tetap rendah hati untuk sesama,” katanya.

Terakhir, Indira berpesan kepada rekan-rekannya untuk tidak menyerah ketika ada kesempatan belajar berorganisasi. Pasalnya, ia menilai organisasi kelak sangat penting.

“Jangan takut mencoba, karena kesempatan tidak datang dua kali. Kenali dirimu,  cintai, dan apresiasi,” pesannya. (dik/ern)