UMKM  

Berawal Coba-coba, Muhammad Sukses Geluti Usaha Bumbu Masak

karyawan Muhammad Safuan
FOKUS: Para karyawan Muhammad Safuan sedang mengemas bumbu masak di Desa Tawangharjo, Senin (17/1/22). (LUTHFI MAJID / JOGLO JATENG)

MUHAMMAD Safuan (44) pria asal Desa Tawangharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati awalnya hanya coba-coba membuat resep masakan untuk dikonsumsi sendiri. Dari situ, ia kemudian terinspirasi dan melihat peluang usaha membuat bumbu masak.

Muhammad mulai merintis usaha bumbu masak pada 2018. Berkat ketekunan dan usaha yang dilakukannya, alhasil pruduk olahan miliknya tersebut mulai dikenal dan diminati oleh masyarakat.

“Setelah berhasil menciptakan olahan bumbu masak, kemudian saya jual ke pasar-pasar, toko-toko, dan juga penjual sayuran keliling. Ternyata diminati dan lama kelamaan permintaan semakin meningkat,” katanya, Senin (17/1/22).

Bumbu masak digunakan setiap hari, kemudian bahan baku pembuatannya juga mudah didapat. Selain itu keuntungan dari hasil jualan juga lumayan.

“Setiap hari bahan produksi mencapai 1 kwintal. Di antaranya ada kunyit, laos, tumbar bawang, daun jeruk dan garam. Untuk harganya 1 pack Rp 15 ribu yang berisi 20 pcs,” terangnya.

Dalam sehari dirinya mampu memproduksi bumbu masak hingga 70 pack dengan biaya produksi Rp 500 ribu. Jumlah itu terkadang masih kurang, sebab permintaan pasar terus mingkat.

“Saya mengajak enam orang tetangga untuk ikut membantu memproduksi. Mulai mengupas bahan-bahan, proses penggilingan, pengeringan, dan sampai dengan pengemasan. Selain itu ada 3 orang bagian pemasaran,” paparnya. (cr7/gih)