Pecel Rambak, Kuliner Khas Demak yang hanya Ada di Mranggen

nasi pecel rambak di Pasar Mranggen
SIAPKAN: Sutiah sedang menjajakan nasi pecel rambak di Pasar Mranggen Kabupaten Demak, belum lama ini. (LU'LUIL MAKNUN /JOGLO JATENG)

TAK lengkap rasanya berkunjung ke Kota Wali tidak menyicipi kuliner khas di wilayah itu. Salah satu kuliner yang popular di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak adalah nasi Pecel Rambak.

Nasi Pecel Rambak biasanya disajikan dengan aneka lauk yang komplet dan berkuah hangat. Kuliner yang khas itu dapat dinikmati saat pagi hari di Pasar Mranggen.

Salah satu food hunter, Ilma (23) menyebutkan, Pecel Rambak memiliki rasa nikmat dan pas untuk memanjakan lidah, apalagi ditambah olahan rambak yang empuk dan gurih. Ia menambahkan bahwa dirinya sering menyempatkan mampir ke Pasar Mranggen demi menikmati sepiring Pecel Rambak kesukaannya.

NIKMAT: Hidangan Pecel Rambak.

“Kalo ke Mranggen ini kuliner yang wajib d coba sih, baik sendiri maupun dengan keluarga. Karena ini hanya ada di Pasar Mranggen, jadi tidak bisa menikmati lezatnya di tempat lain. Tapi gak papa, ini menjadi daya tarik sendiri dan menjadi wajib datang ke Mranggen untuk menikmatinya,” ucapnya, belum lama ini.

Penjual Pecel Rambak, Sutiah menceritakan pengalamannya berjualan Pecel Rambak. Sudah 40 tahun ia berjualan makanan khas di wilayah itu. Dari berjualan Pecel Rambak ini dirinya mampu membiayai kehidupan empat orang anaknya.

“Buka setiap pagi mulai jam 06.00 sampai habis. Setiap harinya habis lebih dari 5 kg nasi,” ujarnya.

Puluhan pelanggan setiap paginya rela mengantri untuk bisa menikmati lezatnya Pecel Rambak. Pelanggannya itu tidak hanya warga Mranggen, bahkan dari luar kota juga tidak sedikit.

“Pecel Rambak memang sudah jadi ciri khasnya di sini (Pasar Mranggen), kalo yang suka rambak dan pas gak dimasak ya akhirnya gak jadi beli. Cuma ada di sini, di tempat lain tidak ada,” ucapnya.

Isi dari Pecel Rambak ini yaitu terong, gori (nangka muda), kacang panjang, tempe godok, tahu, dan rambak. Untuk menikmati seporsi lezatnya Pecel Rambak, Sutiah mematok harga Rp 10 ribu sudah dengan minumannya berupa es teh. Dengan menu tambahan yang bisa dipilih yakni tempe goreng dan bakwan.

Dagangan Sutiah itu bertempat di kios lantai satu Pasar Mranggen. Bagi yang ingin mencoba bisa datang ke situ. “Alhamdulillah setiap hari bisa habis cepat karena banyak pembelinya,” terangnya. (cr3/gih)