Brongkos, Sajian Kuliner Khas Yogyakarta

LEZAT: Tri Suparmi sedang menjajakan brongkos dagangannya. (DOK. PRIBADI / JOGLO JATENG)

KOTA, Joglo Jogja – Selain wisata budaya dan alamnya, Kota Yogyakarta juga kaya akan wisata kuliner. Salah satunya adalah masakan brongkos, yang menjadi salah satu kuliner yang lazim ditemui di kota istimewa ini. Dengan ciri khas daging dan kacang berkuah bumbu keluaknya.

Adalah Tri Suparmi (65), yang merupakan generasi kedua dari warung brongkos Handayani di alun-alun selatan Yogyakarta. Siapa sangka, warung tersebut sudah berdiri sejak tahun tujuh puluhan.

“Warung ini sudah berdiri sejak tahun 1975, dan masih tetap eksis hingga sekarang. Alhamdulillah masih bertahan,” ungkapnya, Senin (14/2).

Ia menceritakan, Brongkos Handayani ini dahulunya memulai usaha dengan berjualan es keliling. Yakni pada tahun 1960-an. Es yang dijual adalah Es Tape yang berisi sirup, santan kental, kelapa muda, dan tape. Sejak saat itu usaha kulinernya meningkat.

Seiring berjalannya waktu, Pak Adijo dan Bu Saridjem merambah bisnis kuliner dengan menjual brongkos. Usaha yang sudah berjalan sekitar 47 Tahun lamanya ini sekarang dilanjutkan ke anaknya. Yakni Tri Suparmi yang merupakan generasi kedua.

“Dulunya kita berjualan hanya minuman saja, yang dinamai Es Tape Alkid. Namun seiring berjalannya waktu, orang tua membuat brongkos dan malah laris hingga sekarang. Dikenal dengan Brongkos Handayani ini,” lanjutnya

Bumbu brongkos yang dibuat pun masih sama. Seperti bawang putih, bawang merah, kemiri, kencur, merica, cabai, lengkuas, cunthi, kluwek dan bumbu rahasia lainnya. Bumbu tersebut kemudian dicampur dengan rebusan kaldu sapi. Sehingga menghasilkan rasa yang gurih.

Brongkos Handayani ini disajikan dengan beberapa pilihan. Antara lain, Brongkos Tahu, Brongkos Telur, Brongkos Kacang Tolo serta Brongkos Tetelan. Namun yang paling digemari adalah Brongkos Campur dengan isi tahu, telur, kacang tolo dan tetelan menjadi satu. Sehingga dapat menghasilkan sajian yang sangat lezat dan mengenyangkan.

“Yang paling laris adalah Brongkos Campur. Rata-rata pengunjung memesan itu. Karena isiannya juga sangat banyak. Yakni kami sajikan Brongkos Campur, nasi terpisah dan ditambahkan kerupuk udang,” pungkasnya. (fif/bid)