Pati  

Disdagperin Ingin Plaza Pragolo Jadi Rest Area

FOKUS: Disdagperin meninginkan Plaza Pragolo menjadi tempat rest area bila pembangunan jalan tol Demak-Tuban dilakukan kedepan. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Dalam rencana pembangunan jalan Tol Demak-Tuban, Pemerintah Kabupaten Pati minta diberikan rest area. Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pati menginginkan agar Plaza Pragolo nantinya di jadikan rest area.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pati, Hadi Santoso mengatakan, dengan adanya pembangunan jalan tol, pengguna jalan utama dari luar daerah akan berkurang. Secara otomatis akan berdampak pada perokonomian di ruas jalan utama. Dari mulai warung, hingga tempat berjualan oleh-oleh seperti Plaza Pragolo.

“Ketika ada jalan tol, menggurangi orang singgah di tempat-tempat yang dulu menjadi jalur utama. Nanti mungkin volume kendaraan yang melintas di jalan lingkar maupun di kota berkurang karena ada tol,” ungkap Hadi.

Dia menuturkan, bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti rencana kedepan yang akan dilakukan oleh pemkab. Akan tetapi, dia ingin mengajukan Plaza Pragolo ini menjadi rest area. Dirinya beralasan, adanya jalan tol akan berimbas kurangnya pengunjung yang datang.

“Saya ingin mengembangkan Plaza Pragolo menjadi rest area. Ini sedang kita persiapkan, memang kendala kita anggaran. Kita mau merenovasi atau mengoptimalisasi Plaza Pragolo,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan konsolidasi dengan Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Plaza Pragolo. “Semisal kita buat rest area seperti apa. Karena konsekuensinya mereka harus jualan. Terutama kuliner,” imbuhnya.

Dia menambahkan, fasilitas yang ada di Plaza Pragolo juga harus dibenahi. Seperti kamar mandi, tempat istirahat, dan sebagainya. Selain itu, Hadi juga memberikan contoh di daerah lainnya yang memiliki rest area.

“Tol yang sudah ada, Semarang sampai Pekalongan, dulu orang pasti melintas di jalur dalam Kota Pekalongan, itu kan banyak industri kecil batik, ada rest area juga, plaza dan sebagainya, itu berkurang karena ada tol. Nantinya di Pati pun demikian,” tungkasnya. (cr7/fat)