Pati  

Ratusan Hektare Sawah di Pati Terendam Banjir

KONDISI: Terlihat lahan persawahan yang terdampak banjir di Kabupaten Pati, belum lama ini. (LUTHFI MAJID / JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Banjir yang melanda puluhan desa di Kabupaten Pati bulan ini juga berimbas pada lahan pertanian. Dari data Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, areal persawahan yang terdampak bencana banjir seluas 642,5 hektare. Jumlah tersebut berada di lima kecamatan di Kabupaten Pati.

Kepala Dispetan Pati Niken mengatakan, banjir yang melanda puluhan desa di Kabupaten Pati terdapat di beberapa titik. Adapun area pesawahan yang terlanda banjir yakni berada di Kecamatan Kayen, Gabus, Jakenan, Pati, dan Juwana.

“Sementara periode Maret yang baru ini yaitu di Kecamatan Kayen, Desa Trimulyo lima hektare terdampak, Srikanton 25 hektare. Kemudian di Kecamatan Gabus ada Soko, Koripandriyo, Pantirejo 134 hektare,” kata Niken.

Dirinya menuturkan, lahan persawahan yang terdampak banjir rata-rata baru di tanami atau masih musim persemian. Yakni baru 1 hinga 15 hari masuk masa tanam di MT II. Dia menyebut bahwa banjir yang melanda puluhan desa di Kabupaten Pati Maret ini cukup parah.

Dia menjelaskan, pihaknya kedepan akan mengupayakan pengajuan bantuan benih padi ke pemerintah provinsi. “Ini belum diajukan bantuan, biasanya petani langsung ganti dengan miliknya sendiri. Mereka biasanya baru minta di MT I Oktober. Karena memang keluarnya bulan ini,” papar Niken.

Pihaknya menyebutkan bahwa pengajuan bantuan bibit padi bagi para petani yang terdampak bencana, menunggu verifikasi dari pemerintah provinsi. Yakni berkaitan dengan luasan lahan yang terdampak dan kebenaran puso. (cr7/fat)