Pati  

Anggaran Opersional Perpustakaan Sangat Minim

TERTATA: Terlihat salah seorang pengunjung sedang mencari buku di Perpusatakaan Daerah Pati, Kamis (17/3). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Anggaran operasional Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati tergolong sangat rendah. Yakni hanya Rp 86 juta per tahunnya. Hal itu menjadi kendala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) dalam melakukan upaya pengembangan literasi masyarakat.

Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Arpusda Pati Priyono Arief Fandhilah menjelaskan, anggaran yang di terima oleh pihaknya bisa dikatakan belum memenuhi syarat. Dirinya menyebut semua kegiatan harus di dukung anggaran yang cukup.

“Kita anggaran tidak ada seratus juta untuk tiga seksi. Hanya Rp 86 juta keseluruhan. Satu bidang hanya Rp 86 juta,” jelas Arif, Kamis (17/3).

Dirinya memberikan contoh anggaran yang ideal untuk operasinal perpustakaan seperti daerah lain. Agar dapat memberikan pelayanan yang cukup bagi kebutahan masyarakat.

“Harusnya kalau kita mau ideal, seperti di atau di mana itu memang standar minimal itu Rp 300 juta hingga 400 juta. Operasional perpustakaan keliling, penambahan buku, penambahan buku digital, kemudian seperti melibatkan masyarakat,” lanjutnya.

Arief menuturkan, pihaknya mulai terkedala masalah anggaran saat mulai adanya pandemi Covid-19. Namun pihaknya mengaku telah melakukan berbagai kiat-kiat untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Harapan kami nanti untuk tahun depan, legislatif lebih memperhatikan kami agar disertai dengan dukungan anggaran. Supaya kami itu lebih bisa memberikan karya nyata. Karena teknis kami itu langsung bersentuhan dengan masyarakat,” pungkasnya. (cr7/fat)