PATI, Joglo Jateng – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati mengimbau masyarakat untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan 3M Plus atau menguras, menutup, mengubur. Hal itu guna memberantas sarang dan perkembangbiakan nyamuk.
Kepala DKK Pati, Aviani Tritanti Venusia mengatakan, kasus DBD setiap bulan pasti ada. Namun, untuk tahun ini kaus penyakit tersebut tidak terlalu tinggi. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pencegahan penyakit tersebut.
“Saat seperti ini kita harus tetap waspada. Karena sudah mulai ada genangan air dan sebagainya. Jadi perlu di waspadai dengan melakukan 3M Plus,” terangnya, belum lama ini.
Selain itu, pihaknya terus melakukan pencegahan-pencegahan DBD. Seperti halnya melakukan fogging. “Untuk fogging juga masih terus dijalankan, hanya saja disesuaikan dengan kondisi. Sedangkan upaya lain yang kita lakukan adalah dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus,” imbuhnya.
Ia menyebut, saat terjadi lonjakan kasus Covid-19, kasus DBD cenderung mengalami penurunan. Yakni tidak setinggi dengan tahun-tahun sebelumnya. Meskipun dirinya tidak mengetahui alasan terkait penurunan kasus DBD tersebut.
Berdasarkan data DKK Pati, Kasus BDB tahun 2022 mengalami penurunan setiap bulannya. Pada bulan Januari tercatat ada 85 kasus, kemudian Februari 56 kasus, Maret 47 kasus, dan April 38 kasus.
Hingga April lalu, kasus DBD di Kota Bumi Mina Tani secara keseluruhan berjumlah 226 kasus. Dari angka tersebut, tercatat ada yang meninggal 4 orang. Sedangkan untuk data bulan Juni, hingga saat ini masih dalam proses pengolahan. (cr7/abd)










