SEMARANG, Joglo Jateng- Menjadi tempat yang ramai oleh anak muda terutama para mahasiswa, daerah Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang memiliki banyak tempat nongkrong yang menyediakan bermacam view.
Salah satunya Warung Pojok yang terletak di Perumahan BPI, tepatnya di depan Kampus 2 UIN Walisongo Semarang.
Berkonsep “Semarang Lantai Dua”, Warung Pojok menghadirkan pemandangan malam di Kota Semarang lengkap dengan gemerlap lampu serta pemandangan jalanan kota dari ketinggian.
Anak dari pemilik Warung Pojok, Edy Mulyanto menuturkan, ketika masa-masa awal didirikan, Warung Pojok terbilang sepi. Namun seiring berjalannya waktu serta dilakukan pembenahan, pengunjung mulai berdatangan dan terus ramai hingga hari ini.
“Mulai dari perluasan warung, penambahan menu makanan dan minuman yang semakin beragam, hingga penataan konsep maupun aksesoris sampai sekarang itulah yang kami lakukan,” terangnya.
Di Warung Pojok tidak hanya menyediakan area outdoor yang berada di atas tebing dan menghadap langsung ke kota, tetapi juga area indoor. Sehingga pilihan area nongkrong pun lebih variatif.
“Ketika pertama kali buka pada 2016 lalu, hanya ada indoor, pengunjung disediakan bangku dan meja. Sekarang sudah beda, ada outdoor dan pengunjung bisa duduk lesehan. Disediakan tikar, pelanggan bebas mau cari spot yang diinginkan,” jelas Edy ketika ditemui pada Minggu (24/7).
Menurut Edy, keunikan Warung Pojok juga terletak pada cara memesannya. Biasanya, pengunjung mencantumkan nama-nama unik dan nyeleneh ketika menuliskan di menu pesanan. Ketika pramusaji memanggil pemesan, akan membuat riuh para pengunjung.
“Jadi ada nih yang nulis di kertas pesanan dengan nama “takbir”. Ketika pramusaji mengantar dan memanggil pemesan berulangkali, sontak pengunjung lain langsung menjawab “Allahu Akbar”. Ada juga nama lain yangs sering dituliskan, seperti “cinta”, “sayang”, atau nama-nana aneh lain,” ceritanya.
Sedangkan untuk menu yang paling sering dipesan oleh pelanggan adalah Nasi Goreng, dengan harga Rp. 10.000. Menurut Edy, harga ini terbilang murah untuk pelanggan yang didominasi para pekerja serta mahasiswa UIN Walisongo Semarang.
“Banyak pelanggan yang minta dibuatkan Nasi Goreng. Kami juga membuat perubahan dengan menambah menu bakar-bakaran, sehingga jadi lebih variatif,” jelasnya.
Untuk fasilitas, Warung Pojok menyediakan tempat shalat, kamar mandi, serta tempat cuci tangan. Di dekat lokasi juga ada koolam ikan serta tanaman hias yang mengitari warung. (cr2/mg2)










