UMKM  

Bangun Usaha hanya Bermodal 25 Ribu

PROMOSI: Puji Haryanti saat menunjukkan produk kunir asem buatannya, Senin (8/8). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

Banyak orang mengatakan bahwa membangun sebuah usaha membutuhkan modal yang tidak sedikit. Tapi tidak dengan Puji Haryanti. Usahanya berkembang hanya dimulai dengan modal Rp 25 ribu.

SEMANGAT Puji Haryanti (52) dalam membangun usaha mematahkan midset berfikir banyak orang. Pasalnya, ia tak perlu menggunakan banyak modal untuk membangun dan mengembangkan usaha sirup kunir asem.

Puji, sapaan akrabnya menceritakan, awal mula membuat sirup kunir asem ia hanya menggunakan modal uang sebesar Rp 25 ribu. Dimana, ia dulunya memakai botol bekas sebagai wadah produk kunir asem buatannya.

Setelah kunir asem bikinnya mulai laku di pasaran, kemudian ia memakai uang hasil jualan untuk membeli botol kemasan yang baru. Dari sanalah ia terus menambah produk jualannya dan mulai dikenal banyak orang.

“Karena iseng menambah produk, justru membawa berkah. Dari mulai beras kencur, gulas asam, hingga sereh lemon. Jadi banyak yang suka karena bahannya herbal. Sehingga bagus bagi kesehatan tubuh,” ungkapnya, saat dimintai keterangan, Senin (8/8).

Perempuan asal Pati itu menuturkan, usahanya dimulai sejak 2018 silam. Menurutnya, produknya tersebut punya rasa khas disbanding buatan orang lain.

“Semula ibuk saya pembuat minuman kunir asem. Setelah ibuk berhenti, kemudian saya kembangkan. Kemudian terinspirasi membuat sirup kunir asem,” imbuhnya.

Lebih lanjutnya, sirup buatanya itu dijual seharga 22 ribu perbotol.  Sedangkan saat ini, Puji mengaku sudah bisa memproduksi sirup setiap hari sekali dan membutuhkan modal Rp 300 ribu untuk membeli bahan-bahan.

“Kalau produksi setiap harinya sekitar 20 hingga 50 botol. Sedangkan puasa kemarin hampir 500 botol dalam satu hari. Kalau penjualan lewat secara online, jadi pembeli harus pesan order terlebih dulu,” ucapnya. (lut/gih)