KUDUS, Joglo Jateng– Museum Kretek tengah menyiapkan fasilitas agar dapat menunjang para pengunjung yang memiliki kebutuhan khusus atau disabilitas. Hal tersebut dilakukan untuk menuju Museum Kretek ramah disabilitas.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Museum dan Taman Budaya Kudus Yusron menjelaskan, dengan adanya slogan ‘Museum untuk semua’, maka tidak menutup kemungkinan diantara pengunjung merupakan seorang yang memiliki kebutuhan khusus. Untuk itu, Museum Kretek tengah mengupayakan museum yang ramah disabilitas.
“Kita harus siap menerima siapapun di museum. Dari kalangan apapun dan manapun. Termasuk saudara-saudara kita yang disabilitas,” terangnya.
Saat ini, proses museum kretek ramah disabilitas tengah dimulai, sedikit demi sedikit dan secara bertahap. Lantai museum tengah dipasangi plat besi yang dapat dipakai untuk kursi roda. Dan pengadaan fasilitas penunjang disabilitas lainnya akan dilakukan secara bertahap, kedepannya.
Persiapan fasilitas penunjang disabilitas lain yang diperlukan, misalnya seperti pegangan tangan di toilet, penyediaan kursi roda, video tour guide, dan lain sebagainya. “Kursi roda tak hanya diperuntukkan bagi disabilitas. Jika ada pengunjung yang sudah sepuh atau tiba-tiba sakit, bisa juga menggunakan,” ujarnya.
Untuk saat ini, museum kretek hanya memiliki audio tour guide. Fitur ini dapat membantu masyarakat umum dan juga para tuna netra. Sedang, untuk video tour guide masih dalam tahap diupayakan dan percobaan. Video tour guide dapat membantu masyarakat umum dan juga para tuna rungu.
“Kami juga berkomunikasi dengan pihak Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk kerja sama dalam program kita kedepannya. Maka itu, sebelum berjalannya program tersebut, semoga fasilitas ramah disabilitas dapat terealisasi,” paparnya.
Pihaknya berharap, para masyarakat dapat lebih antusias mengunjungi museum-museum yang ada di Kudus untuk mempelajari sejarah dan mencintai Kudus. Kedepannya, museum dapat melengkapi fasilitas yang menunjang para pengunjung, termasuk para disabilitas. Sehingga, museum dapat lebih ramah disabilitas. (cr1/fat)










