Kudus  

Banyak Masyarakat Keluhkan adanya Balap Liar dan Bahaya Pohon Tumbang

CURHAT: Kasat Binmas Polres Kudus Budi Santoso tengah mendengarkan keluh kesah masyarakat dalam Jumat Curhat di salah satu warung kopi di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo. (HUMAS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Polres Kudus beserta Polsek Jajaran kembali mendengarkan keluh kesah masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat. Banyak masyarakat yang mengeluhkan adanya balap liar dan bahaya pohon tumbang.

Kasat Binmas AKP Budi Santoso mengatakan, mendengarkan keluh kesah masyarakat secara langsung terus dilakukan. Hal ini dilakukan, untuk meningkatkan pelayanan kepolisian.

“Dengan begini, kami tahu keluh kesah dan kondisi masyarakat di lapangan. Karena, inovasi ini menjadi acuan untuk bisa meningkatkan pelayanan polisi,” ucapnya.

Dalam curhatan tersebut, masyarakat memberikan sejumlah aduan dan masukan kepada kepolisian. Seperti adanya balap liar hingga bahaya pohon tumbang yang dimungkinkan terjadi ketika musim hujan.

“Sebagian besar masyarakat mengeluhkan soal balapan liar yang terjadi di wilayahnya. Sekaligus, bahaya kemungkinan terjadinya pohon tumbang,” tuturnya.

Adanya keluhan yang disampaikan oleh masyarakat secara langsung tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Polsek Jajaran serta Sat Samapta. Untuk bisa mengecek kondisi di lapangan, khususnya balap liar yang meresahkan masyarakat.

Selain mendengarkan aspirasi, kegiatan seperti ini juga bisa untuk menjembatani pihak kepolisian. Yakni dalam mengedukasi kepada masyarakat secara langsung.

“Jumat Curhat ini dilakukan rutin setiap hari Jumat. Kami akan menyediakan waktu untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat. Intinya mereka bisa menyampaikan seluruh curhatan atau saran masukan kepada polisi. Supaya kami bisa segera tindaklanjuti,” pungkasnya. (sam/fat)