Kudus  

Resmikan Pusat Latihan, PSHT Kudus Harap Kejayaan

SYUKURAN: Tampak para warga dan siswa PSHT Cabang Kudus menyelenggarakan doa bersama dalam rangka peresmian pusat latihan di Kawedanan Bae, akhir pekan lalu.

KUDUS, Joglo Jateng – Perasaan bahagia kini tengah menyelimuti siswa, sekaligus warga pada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Kudus. Pasalnya, akhir pekan lalu, mereka secara resmi memiliki pusat latihan di Kawedanan Bae yang bakal diperuntukkan bagi seluruh siswanya.

Menyambut kabar bahagia tersebut, mereka mengadakan doa atau tasyakuran bersama. Kegiatan itu dihadiri juga oleh puluhan siswa dan warga PSHT dari beberapa wilayah di Kota Kretek.

Wakil Ketua 1 Bidang Organisasi PSHT Kudus, Akp. Uji Andi Haryono berterimakasih sekaligus bersyukur atas kerja sama semua pihak hingga mereka mendapatkan fasilitas pusat pelatihan di Kawedanan Bae ini. Baginya, semua warga dan siswa mempunyai hak yang sama untuk dapat memaksimalkan fasilitas lapangan yang telah diresmikan itu.

“Berkat kerja sama dan koordinasi semua pihak, salah satunya para senior. Alhamdulillah kami kini diberikan fasilitas untuk dapat menempati fasilitas latihan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, telah mendapatkan izin dari Disbudpar untuk rutin menggelar latihan setiap satu pekan sekali. Tetapi, pihaknya bakal melihat terlebih dahulu soal antusiasme dari para siswa yang menempati fasilitas tersebut.

“Sementara ini kami mendapatkan izin dari dinas untuk latihan setiap malam Minggu. Tetapi, kita akan lihat dulu antusias nya bagaimana. Kalau rame yang mau latihan disini bakal kita ajukan lagi ke dinas untuk hari latihan disini,” terangnya.

Sementara itu, Bidang Seni dan Budaya PSHT Kudus, Sancaka Dwi Supani menuturkan, pencak silat sebagai seni budaya asli Indonesia perlu mendapatkan perhatian yang cukup serius. Untuk itu, perlu adanya upaya campur tangan dari pemerintah untuk meng uri-uri budaya lokal itu.

“Untuk pengembangan budaya ini silakan siapa saja yang ingin berlatih di pusat latihan ini. Budaya pencak silat ini perlu untuk terus kita jaga eksistensinya,” tuturnya.

Kemudian, Ketua Pertimbangan Cabang Kudus, Rahmad Suroso berharap, PSHT cabang Kudus terus mengalami perkembangan pesat untuk tahun-tahun berikutnya. Sehingga, dengan kemajuan tersebut dapat membawa nama baik untuk Kota Kretek tercinta.

“Saat ini kami memiliki lebih dari 100 warga PSHT. Kami juga punya siswa yang jumlahnya ratusan untuk secara keseluruhan di Kudus ini. Semoga dengan adanya pusat latihan ini PSHT Kudus semakin jaya,” harapnya.

Selanjutnya, Bidang Pembinaan Organisasi, Muhammad Munif,S.H.,M.H menyampaikan, mereka kedepan juga bakal kembali meresmikan padepokan PSHT yang bertempat di dekat Museum Patiayam, Jekulo. Tak hanya itu, pihaknya pun bakal melaporkan segala agenda cabang Kudus kepada tingkat Provinsi dan Pusat. Baik agenda yang sudah terlaksana, maupun rencana strategis lainnya. (cr3/fat)