Bulog Jateng Pastikan Ketersediaan Beras Aman

LAKU: Pengunjung membeli beras Bulog saat digelarnya Pasar Aksata Boyolali di Kantor Dinas Pertanian Boyolali, belum lama ini. (ANTARA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Tengah memastikan betersediaan beras aman. Stok beras di gudang-gudang kantor Bulog diyakini dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Jateng Akhmad Kholisun menyebut, hingga kini jumlah persediaan beras medium untuk cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 70.401 ton. Selain itu, persediaan beras dengan kemasan ritel 5 kg juga telah disiapkan oleh 4 Kantor Cabang Perum Bulog Jateng. Meliputi Cabang KC Semarang, KC Pekalongan, KC Surakarta dan  KC Pati.

Baca juga:  UMP Rendah, Jateng Masih Jadi Primadona Investasi

“Jumlah persediaan beras dengan kemasan ritel 5 kg yang sudah disiapkan oleh 4 cabang sebanyak 395,97 ton atau 79.194 pack di mana persediaan ini akan terus ditambah,” katanya, belum lama ini.

Pihaknya juga menyampaikan, jumlah pasar tradisional yang menjadi sasaran target pencatatan dan pemantauan sejumlah lembaga pemerintah seperti BPS/Kemendag/Bapanas di wilayah Kanwil Jateng sebanyak 46 pasar.

Sementara jumlah pasar tradisional yang sudah berhasil dijangkau Bulog Kanwil Jateng hingga 27 Agustus 2023 sebanyak 64 pasar. Ini mencapai 139 persen dari target pasar tahun ini sebanyak 46 pasar.

Baca juga:  Wali Kota Semarang Dorong Penanganan Praktik Judol

“Jumlah pedagang pengecer yang telah bekerjasama sebagai outlet SPHP sampai 27 Agustus 2023 sebanyak 585 atau 186 persen dari target pengecer tahun 2023 sebanyak 315 pengecer,” kata Akhmad Kholisun.

Pihaknya saat ini terus menggencarkan program Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP). Mulai Senin (28/8), dilakukan dropping beras dengan sasaran pasar tradisional sebanyak 114 pasar 731 pengecer.

“Dengan rata-rata dropping beras maksimal 400 pack/pengecer/minggu atau seluruhnya mencapai volume sekitar 162.390 pack atau 811,95 ton/minggu. Jangkauan pasar, pedagang pengecer maupun volumenya akan bisa bertambah karena akan terus kami inventarisir,” paparnya.

Baca juga:  Disnakertrans Jateng Pulangkan 49 Korban TPPO

Lebih lanjut Perum Bulog Kanwil Jateng juga terus berupaya agar harga beras stabil dan dapat mencukupi kebutuhan pangan masyarakat. Dia juga meminta masyarakat tidak perlu panik.

“Harapan kami persediaan beras cukup di masyarakat, pemerintah telah menyiapkan dengan harga yang sangat terjangkau, sehingga harga beras bisa lebih stabil atau turun dan masyarakat tidak perlu panik,” tandasnya. (luk/gih)