PATI, Joglo Jateng – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati bersama Inspektorat Kabupaten Pati memberikan bantuan uang tunai kepada warga Desa Bringinwareng, Kecamatan Winong, Pujiwati, belum lama ini. Bantuan tersebut untuk membangun rumah tak layak huni (RTLH) milik ibu tiga anak itu.
Pujiwati mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp 15 juta. Sebanyak Rp 10 juta diserahkan langsung oleh Baznas Kabupaten Pati. Sementara sisanya diberikan saat rumah sudah terbangun 50 persen.
Ibu rumah tangga ini merasa bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada pihak yang memberikan bantuan uang tunai untuk membangun rumahnya itu. Apalagi bantuan ini memang ia diperlukan.
Mengingat kondisi rumah huniannya saat ini memang belum layak yang berlantaikan tanah. Bahkan, rumahnya yang terbuat dari kayu itu sering kebanjiran saat musim hujan.
“Terima kasih bapak-bapak Inspektorat, Baznas Kabupaten Pati dan para donatur yang telah membantu. Semoga berkah dan usahanya lancar,” ucap Pujiwati setelah menerima bantuan.
Dia belum bisa membangun rumah yang layak karena hanya bekerja sebagai buruh tani. Dirinya hanya bekerja saat ada permintaan menanam padi di awal musim tanam. Namun saat musim kemarau seperti ini, ia hanya mengurusi rumah.
Sementara suaminya bekerja menjual bambu. Dengan cara berkeliling mencari bambu kemudian dipotong dan dijual pinggir jalan Pati Kota. Sehingga keluarga ini hanya mendapatkan uang puluhan ribu rupiah setiap harinya bila beruntung. Namun bila bambu tidak laku, mereka terpaksa makan dengan seadanya.
“Penghasil kami memang belum cukup untuk membangun rumah. Ini masih menghidupi anak tiga. Sekolah SD, MTs dan SMK,” lanjut Pujiwati.
Selain mendapatkan bantuan untuk membangun rumah, Pujiwati juga mendapatkan bantuan untuk membangun jamban. Kelurga ini memang belum mempunyai jamban yang layak.
Mereka buang air besar di jamban tradisional yang disebut warga ’jumbleng’. Jamban yang terbuat dari bambu itu terletak di samping rumah di bawah pohon pisang. Jamban itu tidak dilengkapi air untuk bersih-bersih.
Inspektur Kabupaten Pati Agus Eko Wibowo mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Baznas Kabupaten Pati dan Inspektorat Kabupaten Pati langsung menjanjikan memberikan bantuan material untuk membangun jamban setelah melihat kondisi keluarga tersebut. Mereka juga memberikan bantuan Rp 500 ribu untuk membayar tukang bangunan.
“Ketika kami cek ternyata jambannya kurang atau tidak layak. Sehingga Baznas Kabupaten Pati sudah menyanggupi untuk membantu jambannya. Semoga bermanfaat,” ungkap dia. (lut/fat)










