KUDUS, Joglo Jateng – Libur Natal dan Tahun Baru 2024 menjadi salah satu momen liburan masyarakat. Mereka biasanya menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, atau pasangan sambil menikmati hidangan favorit dan menikmati pemandangan alam.
Di Kabupaten Kudus sendiri beragam kafe unik telah menjamur dan menawarkan suguhan kuliner yang istimewa. Termasuk salah satunya Kafe dan Resto Condro Murio. Kafe dan resto yang menyuguhkan suasana santai dan nyaman itu berlokasi di Desa Wisata Kajar, Kecamatan Dawe. Tempatnya berjarak sekitar 15 kilometer atau tidak lebih dari 30 menit dari Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.
Pasalnya, guna menghadapi padatnya pengunjung, Kafe Condro Murio telah berbenah dengan memperluas lokasi dan menambah wahana baru. Owner Condro Murio, Masyhadi Irfani menyampaikan, penambahan sarana berupa spot duduk dengan hamparan rumput hijau menjadi penting dilakukan guna menghadapi lonjakan pengunjung.
“Sarana spot view alam dengan duduk lesehan saat ini menjadi favorit pengunjung. Tak hanya itu, kami juga melakukan penambahan wahana berupa playground dan rainbow slide 70 meter,” paparnya saat ditemui Joglo Jateng.
Ditambahkan Irfan, pembangunan spot view alam lesehan dan playground sudah rampung di tahun ini. Akan tetapi, kata dia, penambahan wahana rainbow slide dan meeting room ini belum bisa mencapai target.
“Sebab banyak yang perlu dipenuhi ketika ingin membuat wahana ini. Terkait keamanan juga tentu kami selalu perhatikan. Rencananya, rainbow slide dan meeting room kita target selesai di September 2024 nanti,” tambahnya.
Irfan menilai, pengunjung pada libur nataru kali ini cukup membludak. Bahkan, pada momen weekend di hari biasanya bisa mencapai seribu lebih pengunjung.
“Di akhir tahun ini nanti kami berencana menambah karyawan. Bisa jadi nanti tidak hanya lima karyawan tetapi sampai sepuluh karyawan. Untuk mengantisipasi antrian kami juga akan menambah dua kasir dengan mesin dua penghitung,” sambungnya.
Irfan menilai, kafe dengan view alam Muria lebih banyak digemari masyarakat. Tapi, tegasnya, justru ini akan menjadi catatan dan perhatian. Pihaknya tidak ingin kafe yang memiliki ratusan menu ini hanya unggul sebatas view. Tetapi kami juga tetap memprioritaskan rasa dari hidangan yang disajikan.
Irfan juga bercerita tentang awal pendirian kafe resto Condro Murio menjadi hal yang nekat. Tanpa gambar dan rancangan dana hingga konsep yang tidak jelas. Yang terpenting berusaha membuka lapangan pekerjaan untuk orang-orang sekitar.
“Saya awalnya tidak sengaja karena dapat rezeki dapat investasi. Karena di sini kali pertama yang menarik adalah view alam dan gunungnya. Jadi dulu sempat babat alas di jalan setapak ini,” bebernya.
Ke depan, ia berencana kafe Condro Murio tidak hanya sekadar kafe dan resto. Tetapi juga menjadi wisata dengan paket lengkap berupa wahana. Ia mengaku selalu menambah semangat dari komentar para pengunjung. Baik komen positif maupun negarif.
“Saya mencoba mencari beberapa referensi. Maka ketika ada komentar positif kita pertahankan. Jika ada komentar negatif kita benahi. Sekecil apapun komplain dari pengunjung kita tindak lanjuti. Itu yang menjadikan semangat kita,” pungkasnya. (cr8/fat)










